News

Geser Erick Thohir, Andika Perkasa Terpilih jadi Capres NasDem

Andika Perkasa

Partai NasDem memilih untuk mengusung Gubernur Jawa Tengah Ganja Pranowo, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa di Pilpres 2024.

Namun, tak ada nama Menteri BUMN Erick Thohir dalam rekomendasi calon presiden (capres) Rakernas Nasem 2023. Meski nama Erick Thohir sebenarnya masuk ke dalam tiga besar yang diusulkan oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem.

Ketum Partai NasDem Surya Paloh, lebih memilih untuk mengusung Andika Perkasa ketimbang Erick Thohir. Ketua DPP NasDem, Willy Aditya, menjelaskan alasan partainya mengusung Andika. Menurut dia, salah satu pertimbangannya adalah Andika erat dengan militer dan sipil.

“Terkait dengan Andika Perkasa variable yang lebih kualitatif. Bagaimana komitmen menjaga negara, bangsa, bagaimana komitmen menjaga stabilitas dan kemudian keseimbangan antara representasi sipil dan militer,” jelasnya.

Sementara itu, alasan mendukung Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan, Willy mengatakan, selama ini kedua tokoh tersebut memiliki elektabilitas tinggi. Hal itu juga didukung oleh berbagai hasil lembaga survei.

Lihat Juga: Yaqut Puji Erick Thohir Usai Angkat Said Aqil jadi Komisaris KAI, Kode Dukung Maju Capres?

“Ya itulah rasionalitas berpolitik. Bagaimana dua nama besar itu hampir di semua survei yang kami lakukan, dalam survei dapil yang kami lakukan dua nama itu sangat dominan. Sehingga itu menjadi pilihan yang rasional bagi kami partai Nasdem,” kata Willy dalam Rakernas Partai NasDem di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Jumat (17/6/2022).

Andika Perkasa Penuhi Persyaratan Partai

Ketua Steering Committee (SC) Rakernas Partai NasDem Prananda Surya Paloh menuturkan, ketiga nama yang telah diserahkan sudah dipastikan memenuhi persyaratan partai.

“Setelah melalui mekanisme Rakernas yang dinamis dan penuh suka cita, semalam Steering Committe telah menggodok tiga nama, tiga nama itu tentu sesuai dengan kriteria yang diinginkam oleh Ketua Umum dan pasti memenuhi persyaratan yang diajukan Partai Nasdem. Maka dengan seizin Rakernas yang mulia ini dan Tuhan Yang Maha Esa rekomendasi ini, saya mewakili Steering Committee menyerahkan kepada Ketua Umum,” tutur Prananda.

Sementara Wakil Ketua Umum Partai NaDem Ahmad Ali menyebut siapa pun nanti yang mendapatkan dukungan tidak harus menjadi bagian dari partainya. Sama seperti saat Ridwan Kamil mencalonkan diri sebagai Gubernur Jawa Barat, ia tetap mendapat dukungan meskipun bukan kader.

Lihat Juga: Profil Andika Perkasa yang Hari Ini Resmi Jadi Panglima TNI

“Kita nggak pernah mempersoalkan itu. Kita kan mempersoalkan anak negeri Indonesia. Tapi kalau kemudian yang kita dorong dan yang kita dukung mau bergabung dengan NasDem karena dia percaya dengan NasDem, kenapa enggak, ya kan. Tapi kita tidak pernah mempermasalahkan itu,” papar Ali.

Ia melanjutkan, selain Andika Perkasa, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan, partainya juga memiliki rencana untuk mencalonkan kader pada Pilpres 2029 nanti.

“Insya Allah kalau nanti ada kader internal Nasdem yang dinilai objektif menuju kualifikasi itu, tentu kita dorong. Sampai hari ini Ketum sudah beri penegasan kita tidak calonkan. NasDem beda dengan partai lain. Kalau parpol lain selalu kedepankan ke timnya capres, Surya Paloh mengedepankan anak negeri jadi capres,” tegasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

16 − 9 =

Copyright © 2022 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top