News

Grace Natalie Bebaskan Kader Partainya “PSI” Upload Meme Politik

Grace Natalie Bebaskan Kader Partainya Upload Meme Politik

Tidak ada jaminan dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), jika kasus Dyann Kemala Arrizzqi (29), bakal terulang. Khususnya, menjelang pemilukada serentak 2018 dan pemilu 2019.

Menurut Ketua Umum PSI, Grace Natalie, pihaknya tidak punya wewenang untuk melarang unggahan (upload) anggotanya di media sosial (medsos), karena itu bersifat personal.

“Kita tidak bisa melarang kebebasan berekspresi dan menyatakan pendapat,” ungkap Ketua Umum PSI, Grace Natalie kepada Kantor Berita Pemilu melalui palikasi pesan singkat WhatsApp, Sabtu (4/11).

Sebelumnya, Grace mengatakan, pihak partai tidak bertanggungjawab dengan kasus hukum yang menjerat Dyann. Khususnya, terkait kasus unggahan meme berkonten mirip Ketua Umum Golkar Setya Novanto di medsos pribadinya.

Dyann bahkan telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Grace menegaskan, unggahan tersebut bersifat personal dan tidak merepresentasikan PSI. Selain itu, lanjutnya, Dyann juga hanya berstatus sebagai anggota, bukan kader PSI.

“Dyann adalah anggota PSI. Bukan kader. Kader adalah pengurus. Apa yang Dyann upload di akun medsosnya merupakan ranah pribadi Dyann,” demikian Grace.

Sebelumnya diberitakan, Kepala Sub Direktorat Cyber Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Besar Asep Safrudin mengatakan pihaknya menangkap Dyan Kemala Arrizzqi di rumahnya di Tangerang, Selasa (31/10).

Perempuan (29) dijadikan tersangka dan dijerat pasal 27 ayat 3 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Dyan Kemala Arrizzqi dijadikan tersangka dalam kasus penyebar meme wajah Setya Novanto saat mengenakan masker alat bantu tidur (continuous positive airway pressure) di RS Premier Jatinegara, Jakarta.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top