News

Depresi, Wanita Bernama Grista Delvi Nekat Akhiri Hidupnya Dengan Gantung Diri

Grista Delvi Nekat Akhiri Hidupnya Dengan Gantung Diri

Saat ini, kasus bunuh diri yang dikarenakan masalah asmara marak terjadi di Indonesia. Baru-baru ini beredar kabar ditemukannya korban bunuh diri dengan cara gantung diri di Kota Samarinda. Korban diketahui bernama Grista Delvi (22 tahun), seorang karyawati yang bekerja di Samarinda. Kematian dari Grista ini cukup menyita perhatian publik karena lagi-lagi perempuan muda Indonesia ditemukan gantung diri karena masalah sepele yaitu asmara.

Sosok Grista Delvi (22 tahun) semasa hidupnya

Warga Flamboyan RT 04 Kelurahan Loa Buah, Kecamatan Sei Kunjang, Samarinda dikagetkan dengan penemuan sosok mayat wanita (Grista Delvi) yang tewas gantung diri di sebuah kamar kos, Jumat (20/11/2020).

Tewasnya wanita ini diduga akibat sakit hati sehingga depresi karena masalah asmaranya dengan kekasihnya yang diketahui bernama Muzakkir hingga nekat gantung diri menggunakan kain jarik yang digantungkan di kusen pintu kamarnya. Korban diduga gantung diri pada hari Kamis, 12 November 2020 pukul 21.00 WITA.

Foto pintu yang digunakan korban gantung diri

Diketahui bahwa Grista menjalani hubungan jarak jauh dengan Musakkir dimana Grista tinggal di kos an sedangkan Musakkir berada di kota Makassar. Menurut informasi yang didapatkan dari seorang tetangga kosnya yang bernama Kristina (23 tahun), kedua pasangan ini terlihat seringkali beradu mulut ketika mereka teleponan. Kristina yakin bahwa hubungan keduanya sedang tidak harmonis.

“Mereka ini sering adu mulut dan saling ngotot ketika mereka teleponan. Hubungan mereka tidak harmonis karena ada masalah” ungkap Kristina.

Laki-laki (sebelah kiri) yang diduga kekasih dari Grista, Musakkir.

Sekitar pukul 21.00 WITA, Kristina tiba-tiba mendapatkan telepon dari Musakkir yang meminta dirinya untuk melihat keadaan dari Grista di kamarnya karena tiba-tiba telepon mereka terputus. Karena tidak mendapatkan respon, akhirnya Kristina datang ke rumah Abdullah selaku pemilik kos-kosan untuk meminta bantuan. Ketika Kristina dan Abdullah meneriaki di depan pintu kamar Grista dan tidak mendapatkan jawaban, akhirnya Abdullah membuka pintu kamar Grista dengan cara paksa.

Ketika pintu berhasil di buka, alangkah terkejutnya Kristina dan Abdullah melihat Grista yang saat itu sedang menggunakan kaos berwarna pink dan celana pendek dalam kondisi gantung diri dengan kain yang terikat di kusen pintu. Secara langsung, keduanya memutuskan untuk meminta tolong warga sekitar. Abdullah juga meminta bantuan dari RT setempat. Saat ditemukan, kondisi tubuh Grista sudah terbujur kaku dan langsung dievakuasi ke RSUD IA Moeis untuk mendapatkan pertolongan. Sayangnya, nyawa Grista tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

Dari kejadian tersebut, petugas kepolisian langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memintai keterangan dari sejumlah saksi termasuk Kristina. Hasil penyelidikan hampir sama dengan apa yang dikatakan oleh Kristina yaitu Grista sedang mengalami masalah dengan kekasihnya dimana Grista mencurigi adanya orang ketiga di dalam hubungannya. Dia curiga bahwa Musakkir selingkun dari dirinya. Hal itulah yang membuat korban nekat gantung diri.

Dari hasil pemeriksaan, Kapolsek Sungai Kunjang yang bernama Kompol Bambang Budianto mengungkapkan bahwa dalam tubuh korban tidak ditemukan bekas kekerasan atau apapun itu. Di tubuh korban hanya terdapat bekas memar di lehernya, lidah menjulur, mata melotot, bekas kencing dan adanya kotoran di bagian pantat. Pihak kepolisian sendiri mengungkapkan bahwa kejadian ini murni bunuh diri dengan cara gantung diri. Setelah pemeriksaan, korban langsung dibawa ke kampung halamannya untuk dimakamkan dengan layak.

Grista sendiri kabarnya adalah pengguna aktif Facebook. Dia kerap kali mengunggah foto maupun video di akun Facebooknya. Sebelum mengakhiri hidupnya dengan gantung diri, Grista sempat melakukan siaran live di akun Facebook-nya. Di siaran live nya tersebut, Grista bernyanyi dengan mengubah lirik lagu dari D’Massive dengan kata-kata yang mengungkapkan isi hatinya.  Dia juga mengungkapkan bahwa dirinya berniat untuk mengakhiri hidupnya dengan gantung diri daripada harus menahan sakit hati.  

Siaran Live terakhir Grista di Facebook sebelum gantung diri

Kabar ini langsung mendapat perhatian publik. Banyak orang, baik yang sudah kenal maupun hanya teman Facebook mendoakan dengan membanjiri akun Facebooknya yang bernama Grista Delvi. Mereka mengucapkan bela sungkawa atas apa yang yang dialami oleh Grista Delvi.

Ucapan bela sungkawa untuk Grista Delvi

Nah itulah kabar terbaru yang datang dari kota Samarinda. Kabar tersebut berisikan informasi mengenai kejadian gantung diri yang dilakukan oleh gadis bernama Grista Delvi yang dikabarkan depresi karena masalah asmara.

Semoga apa yang ditulis dalam artikel ini memberikan kesadaran bagi pembaca bahwa jangan pernah berpikiran pendek hanya karena masalah sepele.  Jangan pernah punya pikiran bahwa setiap masalah dapat diselesaikan hanya dengan cara bunuh diri. Masih banyak cara positif yang bisa dilakukan. Gunakan akal pikiran kalian ketika memutuskan sesuatu. Selamat membaca.

To Top