News

Habib Bahar Smith Ditahan, Sudahkah Tepat?

Habib Bahar Smith Ditahan, Sudahkah Tepat?

Penceramah Habib Bahar Smith kembali masuk bui untuk ketiga kalinya setelah ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus penyebaran berita bohong. Apakah keputusan penahanan Habib Bahar sudah tepat?

Banyak pihak yang menanggapi soal langkah Polri menahan Habib Bahar Smith. Salah satunya Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Yaqut mengatakan penegakan hukum harus dilakukan tanpa memandang siapa dia.

“Negara ini negara hukum. Siapa pun yang melakukan pelanggaran atasnya harus diadili. Siapa pun, tanpa pandang bulu,” kata Yaqut, Selasa (4/1/2022).

Di sisi lain, Ketua Pimpinan Pusat GP Ansor Luqman Hakim menyebut langkah Polri menahan Habib Bahar setelah ditetapkan sebagai tersangka merupakan langkah yang tepat. Luqman mengatakan penahanan Habib Bahar sebagai bagian dari upaya penegakan hukum dari pihak berwajib.

“Proses hukum terhadap Bahar Smith adalah bagian dari penegakan hukum yang wajib dilakukan. Justru, ketika hukum tidak berani tegak kepada pihak-pihak yang memainkan isu dan sentiment SARA, maka di situ awal kehancuran NKRI dan peradaban demokrasi,” kata Luqman, Selasa (4/1/2022).

Luqman tidak ingin ada lagi yang memainkan isu SARA ke depannya. Dia juga meminta Polri tidak ragu sedikit pun menindak tegas pihak yang memainkan isu SARA.

“Saya berharap politisasi peristiwa hukum dengan isu demokrasi dan SARA pada kasus Bahar Smith tidak akan terulang lagi di masa mendatang. Beranjaklah dewasa! Mayoritas rakyat tidak bisa lagi dihasut dengan sentiment-sentimen keagamaan. Kenyataan ini juga harus disadari aparat penegak hukum. Sehingga tidak perlu ragu sedikit pun menindak siapa saja yang melanggar hukum,” tegas petinggi GP Ansor itu.

Muhammadiyah dan PBNU Bersuara

Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Sunanto menilai langkah Polri menahan Habib Bahar Smith sudah tepat. Pria yang akrab dipanggil Cak Nanto itu menambahkan apa yang dilakukan Polri bukan berarti sebagai upaya pembungkaman tokoh muslim.

“Langkah kepolisian dalam menindak Habib Bahar Smith merupakan tindakan hukum yang tepat sesuai prosedur. Upaya kepolisian dalam menindak laporan tersebut bukan berdasarkan tendensi dan subjektivitas polisi yang mengarah pada pembungkaman tokoh muslim, melainkan terhadap siapa saja yang terbukti melakukan pelanggaran hukum dan terbukti melakukan penyebaran berita bohong atau ujaran kebencian yang mengarah pada tindakan provokasi umat,” ucap Cak Nanto, Selasa (4/1/2022).

Cak Nanto mengingatkan tokoh agama agar tidak menyebarkan provokasi. Pasalnya, lanjut dia, umat membutuhkan pencerahan bukan provokasi.

“Umat butuh pencerahan dan penyegaran, bukan provokasi yang mengarah pada fitnah dan kebencian terhadap sesama warga atau pemerintah,” sambungnya.

Sementara itu, Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf mengapresiasi langkah tegas Polri terhadap Habib Bahar Smith. Gus Yahya menyinggung soal propaganda radikal dan perilaku intoleran.

“Saya sangat mengapresiasi tindakan Polri yang telah mengambil tindakan tegas terhadap perilaku intoleran dan propaganda radikal, bahkan penyebaran informasi-informasi palsu oleh sementara pihak termasuk khususnya Habib Bahan bin Smith,” kata Gus Yahya, Selasa (4/1/2022).

Alasan Polri Tahan Habib Bahar Smith

Polri membeberkan dua alasan menahan Habib Bahar Smith setelah ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan penyebaran berita bohong. Alasan pertama bersifat subjektif, yakni agar Habib Bahar tidak melenyapkan barang bukti.

“Alasan subjektifnya adalah penyidik mengkhawatirkan BS mengulangi tindak pidana dan menghilangkan barang bukti,” terang Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan, Selasa (4/11/2022).

Ramadhan menuturkan alasan berikutnya bersifat objektif, yakni pelanggaran yang dilakukan Habib Bahar Smith sesuai dengan pasal yang disangkakan.

“Alasan objektifnya adalah ancaman hukuman terhadap pasal yang disangkakan kepada tersangka di atas lima tahun,” imbuhnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top