News

Habib Rizieq Disebut Ogah Diperiksa Terkait Kasus Tes Swab, Polri Membantah

Habib Rizieq Disebut Ogah Diperiksa Terkait Kasus Tes Swab, Polri Membantah

Pengacara Habib Rizieq Shihab, Aziz Yanuar mengatakan klien-nya dijadwalkan menjalani pemeriksaan terkait kasus tes swab, kemarin Jumat (15/1/2021) di Bareskrim Polri. Dalam kasus itu, Habib Rizieq diketahui berstatus sebagai tersangka.

Aziz menyebut eks pimpinan Front Pembela Islam (FPI) itu menolak diperiksa oleh pihak kepolisian.

“Habib Rizieq tidak bersedia diperiksa. Jadi pemeriksaan mulai sekitar pukul 15.30 WIB (15/1/2021), administrasi beres pas Maghrib. Jadi (administrasi) beres, langsung (tidak diperiksa),” ungkap Aziz, Sabtu (16/1/2021).

Bukan tanpa alasan Habib Rizieq menolak untuk diperiksa. Kata Aziz, klien-nya saat ini memilih untuk berfokus pada dua kasus sebelumnya, yang mana ia ditetapkan sebagai tersangka. Adapun dua kasus yang dimaksud ialah kasus penghasutan kerumunan di Petamburan dan Megamendung.

“Beliau (Habib Rizieq) sudah menjadi tersangka dalam dua kasus lainnya, di kerumunan Megamendung dan pertama kerumunan di Pertamburan yang menjadikan beliau tersangka yang awal dan menyebabkan ditahan. Oleh karena itu, beliau mau fokus di dua kasus tersebut,” terang pengacara eks pimpinan FPI itu.

Polri Membantah

Menanggapi hal itu, Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian menegaskan Habib Rizieq tidak menolak diperiksa sebagai tersangka dalam kasus tes swab. Andi menyebut hal itu dibuktikan dengan kehadiran Habib Rizieq untuk menjalani pemeriksaan tersebut.

“Bukan menolak. Buktinya dia hadir kok ke ruang pemeriksaan,” jelas Andi, Sabtu (16/1/2021).

Andi menjelaskan pemeriksaan terkait kasus tes swab telah dilakukan kemarin Jumat (15/1/2021). Selain Habib Rizieq ada dua orang lain yang juga berstatus tersangka yang diperiksa dalam kasus tes swab tersebut, di antaranya menantu Habib Rizieq, Hanif Alatas dan Direktur Utama RS Ummi Andi Tatat.

“Semua sudah selesai pemeriksaannya tadi malam. Untuk Habib Rizieq dan Hanif (diperiksa) di Bareskrim. Penyidik memeriksa Tatat di rumahnya di Bogor,” jelasnya.

Diketahui, Hanif dan Tatat saat ini tidak ditahan usai menjalani pemeriksaan. Menurut Aziz Yanuar, Hanif tidak ditahan lantaran kooperatif dalam menjalani pemeriksaan kasus tes swab ini.

Masih menurut keterangan Aziz, Hanif dalam pemeriksaan tersebut dicecar dengan 48 pertanyaan. Adapun pertanyaan yang disampaikan berkisar tentang keterangan terkait kondisi kesehatan Habib Rizieq selama dirawat di RS Ummi.

Aziz menyebut Hanif menyampaikan keterangan terkait kondisi mertuanya itu secara kasat mata, bukan secara medis.

Dirut RS Ummi Sempat Minta Pengunduran Jadwal Pemeriksaan Kasus Tes Swab

Masih berdasarkan keterangan Brigjen Andi, Dirut RS Ummi Andi Tatat sempat meminta agenda pemeriksaan dirinya diundur hingga Senin depan (18/1/2021). Namun permintaan itu tidak ‘direstui’ oleh pihak kepolisian.

“Kuasa hukum Tatat tadi malam minta pengunduran pemeriksaan, hari Senin 18 Januari,” terang Andi, Jumat (15/1/2021).

Andi menyebut Tatat sempat disebut dalam keadaan sakit. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan kondisinya oleh tim dokter dan tenaga kesehatan Bareskrim Polri, Dirut RS Ummi itu dinyatakan dalam kondisi sehat.

“Dengan menghadirkan dokter dan tenaga kesehatan yang melakukan diagnosis awal terhadap kondisi kesehatan yang bersangkutan, yang awalnya diktakan sakit ternyata sehat,” ungkap Andi, Sabtu (16/1/2021).

Alhasil, Tatat pun menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus tes swab pada Jumat kemarin. Adapun lokasi pemeriksaan berada di kediamaan Tatat.

Diketahui, kasus tes swab yang melibatkan Habib Rizieq, Hanif Alatas dan Andi Tatat ini bermula dari laporan Satgas Covid-19 Kota Bogor pada 28 November 2020 lalu.

Satgas Covid-19 Kota Bogor melaporkan Dirut RS Ummi itu lantaran dianggap menghambat upaya pihaknya untuk melakukan tes swab terhadap Habib Rizieq. Pada saat itu, eks pimpinan FPI itu memang tengah menjalani perawatan di RS Ummi Bogor.

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top