News

Hakim Agung Sudrajad Dimyati Resmi Jadi Tersangka KPK

Hakim Agung Sudrajad Dimyati Tersangka KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memutuskan hakim agung Sudrajad Dimyati dan Sembilan orang lainnya menjadi tersangka dalam kasus dugaan suap penanganan kasus di Mahkamah Agung (MA).

Proses hukum ini sebagai tindak lanjut kegiatan Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK di Jakarta dan Semarang pada Rabu (2/9/2022).

“KPK meningkatkan status perkara ini ke tahap penyidikan, berdasarkan hasil keterangan saksi dan bukti-bukti yang cukup maka penyidik menetapkan sebanyak 10 orang sebagai tersangka,” kata Ketua KPK Firli Bahuri saat jumpa pers di Kantornya, Jakarta, Jumat (23/9/2022) dini hari.

Selain Sudrajad Dimyati, Sembilan tersangka lainnya yaitu Hakim Yustisial/Panitera Pengganti MA Elly Tri Pangestu, PNS di Kepaniteraan MA Desy Yustria dan Muhajir Habibie, PNS MA Redi dan Albasri, pengacara Yosep Parera dan Eko Suparno, Debitur Koperasi Simpan Pinjam Intidana (ID) Heryanto Tanaka dan Ivan Dwi Kusuma Sujanto.

Para tersangka telah ditahan oleh penyidik mulai hari ini sampai 12 Oktober 2022 mendatang.

“Tim penyidik menahan para tersangka untuk 20 hari pertama terhitung mulai tanggal 23 September 2022 sampai dengan 12 Oktober 2022,” ujar Firli.

Lihat Juga: Pertama Kali OTT Hakim Agung, KPK Catatkan Sejarah Baru

KPK Sudrajad Dimyati Minta Kooperatif

KPK meminta Sudrajad Dimyati untuk kooperatif dengan menyerahkan diri. Dari sepuluh orang yang ditetapkan menjadi tersangka oleh KPK, empat di antaranya belum ditahan. Keempat orang tersebut adalah Sudrajad Dimyati, Redi, Heryanto Tanaka dan Ivan Dwi Kusuma Sujanto.

“Empat orang kita harapkan, perintahkan, sebagaimana Undang-undang mereka bisa hadir. Pasti kalau tidak, kita akan melakukan pencarian dan penangkapan,” ucap Firli Bahuri.

Dalam operasi senyap ini, KPK menyita uang Rp50 juta dan Sin$205.000.

Lihat Juga: Lukas Enembe Jadi Tersangka KPK, Situasi Papua Memanas

Sebagai pemberi suap, Yosep, Heryanto, Ivan dan Eko dijerat dengan Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 atau Pasal 6 huruf a UU Tipikor Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Sementara itu, Sudrajad, Muhajir, Elly, Redi dan Albasri yang merupakan penerima suap dikenai Pasal 12 huruf c atau Pasal 12 huruf a atau b Jo Pasal 11 UU Tipikor Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © 2022 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top