News

Harga LPG 12 Kg Naik, Bagaimana dengan Gas Melon?

Harga LPG 12 Kg Naik, Bagaimana dengan Gas Melon?

Diketahui harga LPG 12 kg naik, keputusan untuk menaikkan harga LPG non subsidi ini diterapkan pemerintah karena beberapa pertimbangan. Berikut fakta-fakta kenaikan harga gas LPG 5,5 kg dan 12 kg:

Naik Rp15.000/kg

Pejabat Sementara (Pjs) Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting menuturkan, penyesuaian harga gas ini dilakukan seiring dengan perkembangan saat ini dari industri minyak dan gas (migas). Rata-rata, harga gas kini naik Rp15.000 per kilogram

 “Tercatat, harga Contract Price Aramco (CPA) mencapai 775 USD/metrik ton, naik sekitar 21% dari harga rata-rata CPA sepanjang tahun 2021,” kata Pjs Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Irto Ginting.

Menyesuaikan Kemampuan Masyarakat

Dengan mempertimbangan sejumlah faktor, Pertamina memastikan harga LPG 12 kg naik sesuai kemampuan masyarakat. Irto menjelaskan bahwa kenaikan harga LPG ini mempertimbangkan kondisi serta kemampuan pasar.

Lihat Juga: Dunia Terancam Krisis Energi, Bagaimana Dengan RI?

Konsumsi Hanya 7 Persen

Pertamina juga mengungkapkan bahwa konsumsi LPG non subsidi ini relatif rendah ketimbang LPG subsidi, yakni 7%. Sementara itu, gas 3 kg tingkat konsumsinya mencapai 93%.

Sebab jumlahnya yang menyasar kelompok tertentu, harga LPG naik ini tak akan memicu gejolak di tengah masyarakat.

2 Bulan Lalu Sempat Naik

Harga LPG non subsidi sebelumnya juga sempat naik Rp1.600-Rp2.600 per kg. kenaikan ini pertama kali dilakukan sejak penyesuaian terakhir pada 2017 lalu.

Harga LPG 12 Kg Naik, Bagaimana dengan LPG 3 Kg?

PT Pertamina Patra Niaga, Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) diketahui menerapkan penyesuaian harga LPG non subsidi. Meski harga LPG 12 kg naik namun untuk LPG subsidi 3 kg, Pertamina telah memastikan tak ada perubahan harga.

“Untuk elpiji subsidi 3 kilogram yang porsinya lebih dari 93 persen dari total konsumsi elpiji nasional per Januari 2022, tidak mengalami perubahan harga. Harga elpiji subsidi 3 kilogram tetap mengacu kepada Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh pemerintah daerah setempat,” jelas Patra Niaga Irto Ginting lewat keterangan tertulis, Senin (28/2/2022).

Lihat Juga: Bernasib Sama, Pertamax Dihapus Mulai 2022, Pertalite Menyusul!

Ia menegaskan bahwa kenaikan harga ini hanya berlaku untuk LPG non subsidi. Penyesuaian harga ini berlaku mulai 27 Februari 2022 menyusul perkembangan terbaru dari industri migas.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2022 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top