News

Heboh Foto Setya Novanto Bawa HP Di Lapas, ICW: Bukti Bobroknya Kemenkumham

Foto Setya Novanto Bawa HP Di Lapas

ICW (Indonesia Corruption Watch) mengkritik keras Kemenkumham (Kementerian Hukum dan HAM) usai beredarnya foto terpidana korupsi e-KTP Setya Novanto dengan hp di hadapannya. Ditjen Pemasyarakatan Kemenkumhan menjawab kritikan tersebut.

“Tentu kita menerima koreksi-evaluasi dari masyarakat maupun unsur-unsur yang mewakili rakyat dan itu jadi bahan untuk kami perbaiki,” ucap Kabag Humas dan Publikasi Ditjen Pemasyarakatan Rika Aprianti, Sabtu (17/7/2021).

Rika menuturkan pihaknya terus memperbaiki berbagai hal agar kejadikan serupa tak terulang lagi. Ia menyebut telah melakukan penegakan pendisiplinan di lapas maupun rutan.

“Kita terus memperbaiki, dan memperbaiki tata kelola lapas, pelaksanaan pemasyarakat, baik dalam rangka pembinaan pelayananperawatan juga penegakan kedisiplinan,” sambung Rika.

Ia lalu menegaskan bahwa foto Setya Novanto yang beredar tersebut diambil pada tahun lalu. Ia menyebut lapas dan rutan di bawah Kemenkumhan saat ini tengah fokus pada penanganan virus Corona.

“Sekali lagi, itu merupakan foto tahun kemarin dan kami terus memperbaiki pelaksanaan pemasyarakatan baik di lapas atau di rutan,” katanya.

Lihat Juga: KPK Bongkar Peran Setya Novanto di Kasus e-KTP

Rika melanjutkan, pihaknya akan menelusuri bagaimana Novanto dapat membawa handphone ke dalam Lapas Sukamiskin. Apalagi, ada orang lainnya yang juga terlihat memegang handphone bersama Setya Novanto saat itu.

“Nah, ini pertanyaan saya, mendapat fotonya dari mana, begitu kan. Itu kan dapat ditelusuri,” kata Rika.

Ia menegaskan narapidana tak diperbolehkan menggunakan ponsel. Ia juga mengatakan mengambil foto di dalam lapas menggunakan ponsel juga tidak diperbolehkan.

“Kalau HP jelas tidak boleh. Ya kalau mau foto kan bisa siapa pun, itu memang sedang dicek dahulu ya. Kalau memang teman-teman media ingin tahu, foto kan bisa siapa pun yang foto,” terangnya.

Foto Setya Novanto Tuai Kritik Keras Dari ICW

Sebelumnya, ICW menyampaikan kritikan keras soal ponsel di depan Novanto ketika berada di dalam lapas. ICW mengatakan hal itu menunjukkan kebobrokan Kemenkumhan dalam mengelola lapas.

“Soal foto terpidana Setya Novanto dengan ponsel yang beredar di masyarakat makin menunjukkan kebobrokan Kementerian Hukum dan Ham dalam pengelolaan Lapas yang diisi oleh para tersangka korupsi,” ujar peneliti ICW Kurnia Ramadhana kepada awak media, Sabtu (17/7/2021).

ICW mendesak Yasonna Laoly selaku Menkumham untuk memindahkan Setya Novanto ke Lapas Nusakambangan. Ia mengatakan, sebelumnya Novanto juga pernah berulah dengan pelesiran ke Padalarang.

“Karena itu, ICW mendesak supaya Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly secepatnya memindahkan eks Ketua DPR RI itu ke Lapas dengan tingkat pengawasan maksimal. Misal di Nusakambangan,” ujar Kurnia.

“Karena, praktik pelanggaran ini bukan pertama kali terjadi. Sebelumnya, pada pertengahan tahun 2019, Setya Novanto terbukti pelesiran,” imbuhnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top