News

Heboh Museum Holocaust Yahudi di Minahasa, Begini Tanggapan Gubernur Sulut

Heboh Museum Holocaust Yahudi di Minahasa, Begini Tanggapan Gubernur Sulut

Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Steven Kandouw mengapresiasi pendirian Museum Holocaust Yahudi di Minahasa. Steven menuturkan keberadaan museum tersebut jadi catatan sejarah dunia.

Ia mengaku sebuah kehormatan bagi Minahasa dapat menjadi lokasi pembangunan Museum Holocaust itu. Menurutnya, pendirian museum tersebut sudah tepat, sebab di Sulut kehidupan antarumat beragama sangat baik.

Steven juga menerima kunjungan Duta Besar Jerman untuk Indonesia, Ina Lapel. Dia mengatakan Dubes Jerman telah melihat kehidupan antarumat beragama di Sulut secara langsung.

"Ia tertarik dan respek terhadap kerukunan di Sulut.”

Lihat Juga: 5 Fakta Sukanto Tanoto Yang Diduga Simpan Harta Gelap Di Jerman

"Dubes Jerman menyatakan akan melakukan kerja sama investasi di Sulut," kata Steven.

Sebelumnya, Ina Lapel mengumumkan pembukaan Museum Holocaust Yahudi di Indonesia. Ia juga menekankan bahwa Jerman selalu mendukung peringatan pada peristiwa yang bisa jadi pelajaran universal itu.

Pembangunan Museum Holocaust di Minahasa Ditentang MUI

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Hubungan Luar Negeri, Sudarnoto Abdul Hakim meminta pembangunan Museum Holocaust di Minahasa untuk dihentikan. Sudarnoto menyebut keberadaan museum tersebut dapat melukai Palestina.

Ia mengaku terkejut dengan pendirian museum itu. Terlebit, Museum Holocaust tersebut diinisiasi komunitas Yahudi di Sulut.

Sudarto lalu menyoroti konflik Palestina dan Israel yang belum juga usai. Menurutnya, sejak 1948 hingga kini masalah di Palestina tidak kunjung terselesaikan akibat ulah Israel.

Bukan itu saja, Sudarnoto mengklaim museum ini mungkin akan menjadi momentum bagi para pemain politik di Israel maupun tingkat global. Menurutnya, mereka akan mendorong dan meyakinkan Indonesia untuk menjalin hubungan diplomatik dengan Israel.

Lihat Juga: Tempat Wisata Di Minahasa Tenggara Yang Harus Anda Kunjungi

Terpisah, Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI Muyiddin Junaidi juga ikut mengkritisi pendirian Museum Holocaust di Minahasa itu. Ia mengatakan pembangunan museum tersebut melanggar UUD 1945.

Muhyiddin menyampaikan, seharusnya yang dibangung yaitu museum kebiadaban dan aksi kekerasan Israel terhadap Palestina sejak 1948.

Lihat Juga: Naftali Bennett, Perdana Menteri Baru Israel Pembenci Palestina

Ia juga menilai pemerintah harus mengambil langkah tegas. Menurutnya, museum tersebut adalah bentuk provokatif, tendensius serta dapat memicu kegaduhan di tengah masyarakat.

Di sisi lain, ia juga menyebut RI dan masyarakat dunia harus mewaspadai taktik maupun proxy Israel dengan memanfaatkan situasi nasional yang tidak stabil. Apalagi, kondisi ekonomi saat ini tengah terpuruk.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © 2022 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top