News

Heboh Soal ‘DPR Setara Presiden’, Istana Respons Begini

Heboh Soal ‘DPR Setara Presiden’, Istana Respons Begini

Pernyataan ‘DPR setara Presiden’ yang disampaikan anggota DPR termuda dari Fraksi NasDem, Hillary Brigitta Lasut menghebohkan publik. Hillary menyampaikan pernyataan itu bermaksud membela anggota DPR Fraksi Gerindra, Mulan Jameela yang melakukan karantina mandiri di rumah setelah melakukan perjalanan dari luar negeri.

Staf Khusus Mensesneg, Faldo Maldini merespons pernyataan anggota DPR termuda itu. Faldo menuturkan hal yang berkaitan dengan karantina sebaiknya mengikuti arahan dari Satgas COVID-19 dan BNPB.

“Soal karantina ini, kita ikut arahan adan aturan dari Satgas COVID-19 dan BNPB saja. Patokannya sudah jelas, siapa yang dapat diskresi untuk karantina mandiri, kita ikut dengan berbagai pertimbangan dan prosedurnya,” kata Faldo, Senin (13/12/2021).

Faldo meminta isu tersebut tidak dibawa ke mana-mana. Dia juga meminta semua pihak mengikuti aturan yang telah ditetapkan dan berlaku saat ini.

“Masalah anggota DPR setara dengan Presiden, saya kira di luar isu karantina ini. Tidak usah dibawa ke mana-mana, ke tata negara dan lain-lain. Ikut saja dengan aturan yang ditetapkan oleh lembaga yang memiliki wewenang,” tegas Stafsus Mensesneg itu.

Faldo menilai tidak perlu membandingkan kedudukan Presiden dan DPR dalam urusan karantina. Menurut dia, hal terpenting saat ini adalah fokus meningkatkan penanganan pandemi Covid-19.

“Kami kira tidak perlu kita berlarut-larut masalah siapa yang lebih tinggi ini atau setara ini. Sudah jelas dalam UU dan peraturan kita (terkait) hak dan kewajiban masing-masing. Kita tunggu saja tindak lanjut dari BNPB dan Satgas COVID, apa yang harus diperbaiki, untuk meningkatkan penanganan pandemi ke depan. Itu jauh lebih penting, fokus saja ke masalah,” sambungnya.

Bela Mulan Jamelaa, Muncul Pernyataan DPR Setara Presiden

Sebelumnya, anggota DPR termuda dari Fraksi NasDem, Hillary Brigitta membela anggota DPR Fraksi Gerindra Mulan Jameela yang diterpa isu tidak melakukan karantina di Wisma Atlet setelah melakukan perjalanan dari luar negeri. Hillary menilai Presiden dan anggota DPR harusnya disamakan dalam urusan kekarantinaan karena kedudukannya setara dari sudut pandang hukum.

“Dilihat dari sudut pandang hukum, DPR itu setara Presiden kalau dalam pembagian kekuasaan. Tidak masuk akal dan tidak etis kalau Presiden karantina di Istana Bogor. Terus DPR RI karantina di Wisma Atlet,” ungkap Hillary, Senin (13/12/2021).

Hillary menuturkan DPR dan Presiden harus menjalankan tugas kenegaraan meski dikarantina usai melakukan perjalanan dari luar negeri. Oleh karenanya, menurut dia, DPR dan Presiden tidak dimungkinkan dikarantina di Wisma Atlet.

“Presiden harus dikarantina di Wisma Atlet juga apabila DPR dikarantina di Wisma Atlet. Dan, itu tidak dimungkinkan di lapangan karena sambil karantina DPR dan Presiden serta jajaran tertinggi Yudikatif tetap dibebani tugas melaksanan tugas negara secara virtual,” papar politikus Nasdem itu.

“Kalau Presiden dan DPR dan hakim agung dan Kajagung semuanya harus karantina di Wisma Atlet, selain menyulitkan tugas penyelenggaraan suatu negara. Secara keamanan juga tidak dapat dijamin, khususnya untuk Presiden,” tambahnya.

Di sisi lain, muncul juga isu Mulan Jameela pergi ke mal saat masa karantina. Pengacara Ahmad Dhani, Ali Lubis mengatakan kliennya bersama keluarga, termasuk Mulan Jameela tidak pergi ke mal usai pulang dari luar negeri.

“Perlu saya sampaikan bahwa tidak benar pada tanggal 9 Desember 2021 sebagaimana apa yang disampaikan oleh netizen di media sosial, yang katanya keluarga Ahmad Dhani jalan-jalan di salah satu mal setelah pulang dari Turki. Itu tidak benar sama sekali,” tegas Ali Lubis, Senin (13/12/2021).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top