News

Indonesia Patroli Bersama Malaysia dan Filipina Untuk Cegah Perompak

TNI Siapkan Pasukan Khusus Untuk Bebaskan Sandera WNI

Belum selesainya kasus penyanderaan terhadap sepuluh ABK WNI pada akhir Maret lalu oleh kelompok militan Abu Sayyaf, pembajakan kapal terjadi kembali pada kapal berbendera Indonesia jumat lalu (15/4). Satu ABK tertembak, lima selamat, dan empat diculik.

Pemerintah Indonesia membuat kerjasama dalam pengamanan perairan dengan tiga Negara yang terkait dengan aksi penyanderaan tersebut yang diantaranya Malaysia, Filipina, dan Indonesia.

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan (17/4), “Pencegahan terhadap pambajakan tersebut dengan cara menjaga lalu lintas, patroli bersama, antara Indonesia, Malaysia, dan Filipina, dan bagaimana melindungi kapal-kapal kita.”

Jusuf Kalla mengatakan bahwa pemerintah terus berkoordinasi dengan Filipina dalam upaya pembebasan para sandera.

Menteri PolHuKam, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa Presiden Jokowidodo telah memintanya untuk dapat menjajaki kerjasama dalam menjaga perairan dengan Malaysia, juga Filipina. “daerah tersebut merupakan rute perdagangan kita bersama, apakah nanti dengan patroli bersama,” ujarnya (17/4).

Kekhawatiran yang dirasakan Luhut bahwa rute perdagangan itu akan menjadi seperti di Somalia, dimana para perompak melakukan penyanderaan dengan motif ekonomi, tanpa adanya unsur politik murni.

Sampai saat ini pemerintah belum dapat memastikan bahwa pelaku penyanderaan tersebut adalah kelompok militan Abu Sayyaf yang mempunyai tujuan politi dalam melakukan aksinya.

Dalam kasus tersebut pemerintah lebih melihat segi ekonomi yang lebih menonjol daripada segi politik.

Kejadian pembajakan pada Jumat (15/4) terhadap kapal tunda TB Henry dan kapal tongkang Cristi di perairan perbatasan Malaysia-Filipina dalam perjalanannya dari Cebu ke Tarakan.

Satu ABK tertembak diselamatkan oleh polisi Maritim Malaysia. Adapun lima ABK lain yang selamat telah dibawa ke pelabuhan Lahat Datu, Malaysia.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top