News

Ini Alasan Presiden Jokowi Gantikan Panglima TNI Gatot Nurmantyo

Ini Alasan Presiden Jokowi Gantikan Panglima TNI Gatot Nurmantyo

Alasan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) memilih menunjuk Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto sebagai calon tunggal Panglima TNI. Kuat dugaan untuk mengembalikan tradisi bahwa panglima TNI itu berasal dari tiga matra secara bergantian, sebagaimana diatur dalam UU Nomor 34/2004 tentang TNI.

Menurut Ketua Pusat Studi Politik dan Keamanan (PSPK) Universitas Padjadjaran (Unpad) M‎uradi, presiden mengajukan satu nama sebagaimana yang diatur dalam Pasal 13 UU TNI. Dalam pasal itu disebutkan panglima mana dipilih berasal dari yang pernah atau sedang menjabat sebagai kepala staf.

Kini dari tiga kepala staf matra yang ada, Hadi Tjahjanto dianggap memiliki visi. Selain itu dia akan lebih lama lagi pensiunnya dibandingkan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAU) dan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL).

“Sehingga diharapkan akan mampu mengintegrasikan politik pertahanan sebagai bagian dari upaya menjaga kepentingan pertahanan negara,” ujar Muradi saat dikonfirmasi, Senin (4/12).

Pengajuan Hadi Tjahjanto juga menegaskan Presiden Jokowi ingin mengembalikan rotasi kepemimpinan di TNI yang dijabat secara bergiliran dari tiga matra. Sebagaimana diketahui dua Panglima TNI terdahulu, termasuk Gatot berasal dari TNI AD.

“Oleh karena itu, pengajuan Hadi Tjahjanto sebagai calon Panglima TNI harus dilihat sebagai bagian dari mengembalikan tradisi rotasi dan kepemimpinan bergiliran sebagai bagian untuk menguatkan konsolidasi internal TNI,” katanya.

Pengajuan Hadi Tjahjanto ini juga sebagai bagian dari respons untuk menjaga regenerasi di organisasi TNI. Sebab Gatot Nurmantyo akan pensiun pada Maret 2018 mendatang.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top