News

Ini Jawaban Surat Setya Novanto Ke Jokowi, Kapolri dan Jaksa Agung

Ketua DPR Setya Novanto sudah melakukan berbagai cara untuk menghindari dinginnya penjara KPK. Saat digiring masuk tahanan, dia pun mengungkapkan sudah meminta perlindungan hukum kepada orang-orang kuat.

“Saya sudah mengajukan surat perlindungan hukum kepada Presiden, maupun kepada Kapolri, Kejaksaan Agung, dan saya sudah pernah praperadilan,” kata Setnov sesaat sebelum masuk ke ruang tahanan KPK, Senin (20/11) dini hari.

Para petinggi negara yang dimintai perlindungan hukum oleh Ketua DPR itu pun angkat bicara termasuk Presiden Joko Widodo.

“Saya kan sudah menyampaikan pada Pak Setya Novanto untuk mengikuti proses hukum yang ada! Sudah,” kata Jokowi usai membuka Simposium Nasional 2017, Senin (20/11).

Begitu juga Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengatakan senada dengan apa yang disampaikan Presiden Joko Widodo.

“Saya sepenuhnya serahkan mekanisme, itu sudah ditangani KPK. Kita ikuti aturan hukum yang ada pada KPK, dan Polri akan mendukung langkah-langkah KPK. Titik,” kata Tito, Senin (20/11/2017).

Sedangkan Jaksa Agung M Prasetyo mengaku sudah menerima surat Ketua DPR Setya Novanto yang meminta perlindungan atas kasus hukumnya. Namun surat itu belum direspons sampai akhirnya Novanto dijebloskan ke tahanan KPK.

“Surat itu benar tapi apakah itu perlu direspons atau tidak kan tentu perlu dikaji dong. Ini kan (kasus) ditangani oleh penegak hukum lain, tentunya kita lihat sejauh mana penanganannya. Ini kan proses hukum sedang berjalan,” ujar Prasetyo.

Prasetyo menambahkan, dalam kasus ini masing masing merasa benar. “Kalau versi penasihat hukumnya ya pasti (menganggap) apa yang dilakukan aparat penegak hukum dianggap keliru dan menyimpang. Tapi tentunya aparat penegakan hukum pasti punya dasar,” sambungnya.

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top