News

Ini Tujuan Tersangka Dugaan Makar Ingin Menggerakan Massa Ke DPR

Ini Tujuan Tersangka Dugaan Makar Ingin Menggerakan Massa Ke DPR

Tersangka dugaan makar menurut Polri bahwa mereka ingin menggerakan massa doa bersama dan digiring ke gedung DPR pada Jumat 2 Desember 2016.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Boy Rafli A mengatakan bahwa, “Harus diantisipasi, kalau tidak, ini tidak menguntungkan massa pada aksi 212 dikarenakan massa yang akan pulang setelah Jumatan akan digiring ke DPR.”

Boy Rafli menambahkan, massa doa bersama yang dipusatkan di Monas sangat besar ada kemungkinan massa yang tidak puas dan dapat dimanfaatkan, karenanya polisi tidak ingin menunggu hal tersebut terjadi sehingga Polri melakukan penangkapan terhadap para tersangka.

11 orang yang ditangkap pada Jumat (2/12) dini hari yakni Sri Bintang Pamungkas, Adityawarman, Ratna Sarumpaet, Firza Husein, Alvin,Eko, Rachmawati Soekarnoputri, Ahmad Dhani, Kivlan Zein, Jamran dan Rizal terkait dugaan makar.

Dari kesebelas aktivis tersebut polisi telah menetapkan tujuh orang yang diduga makar dengan jeratan pasal 107 juncto Pasal 110 KIHP. Ketujuh aktivis makar tersebut diantaranya Adityawarman, Ratna Sarumpaet, Kivlan Zein, Firza Husein, Alvin, Eko, dan Rachmawati Soekarnoputri.

Akan tetapi ketujuh aktivis tersebut tidak ditahan dan sudah dipulangkan setelah menjalani pemeriksaan 1×24 jam yang dikarenakan alasan subjektif.

Tiga orang lainnya ditahan di Polda Metro Jaya yakni, Sri Bintang Pamungkas, Rizal, dan Jamran yang dikenakan UU ITE.

Polisi memutuskan untuk melakukan penangkapan untuk upaya strategi Polri dalam menjaga kemurnian niat ibadah doa bersama di Monas dan mengeliminasi adanya indikasi yang dapat dimungkinkan terjadinya pemanfaatan terhadap massa saat itu.

“Kami tidak ingin niat tulus alim ulama yang datang untuk berdoa di Silang Monas disusupi niat lain. Jadi kita cegah. Intinya tindakan hukum itu kita cegah,” ucap Boy.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top