News

Intip Garasi Rahmat Effendi, Wali Kota Bekasi yang Terjerat OTT KPK

Intip Garasi Rahmat Effendi, Wali Kota Bekasi yang Terjerat OTT KPK

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi terjerat operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada, Rabu (5/1/2022). Mengintip sisi lain khususnya garasi, seperti apa selera otomotif Effendi?

Mengutip dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggaraan Negara (LHKPN), Rabu (5/1/2021), Rahmat Effendi terakhir kali melaporkan kekayaannya pada 31 Januari 2020 periodik 2019. Ia mempunyai total harta kekayaan sekitar Rp 7,4 miliar lebih tepatnya yakni Rp 7.430.931.942.

Sebagian besar kekayaannya itu berasal dari aset bangunan dan tanah dengan total nilai sebesar Rp 6.346.002.000, kemudian kas setara kas Rp 509.929.942.

Lantas Seperti Apa Isi Garasi Rahmad Effendi?

Wali Kota Bekasi ini diketahui mempunyai dua mobil berumur di atas 10 tahun. Kedua kendaraan tersebut senilai Rp 305 juta. Mobil pertama miliknya pernah jadi mobil mewah pada masanya. Ia tercatat memiliki Toyota Crown Super Saloon tahun 2003. Sedangkan mobil lainnya yaitu sedan empat pintu yang diperkirakan seharga Rp 165 juta.

Lihat Juga: KPK Gelar OTT Lagi, Fahri: Pemerintah Ini Beternak Maling

Selanjutnya, Rahmat Effendi tercatat memiliki mobil gaya Sport Utility Vehicles (SUV). Tertulis bahwa modelnya adalah Chrysler Cherooke Limited 4.0 tahun 1997. Untuk harganya diperkirakan Rp 240 juta.

Dua mobil tersebut ia dapatkan dari hasil sendiri. Tak ada motor maupun mobil keluaran terbaru yang tertulis dalam LHKPN miliknya.

Terjaring OTT KPK

KPK melakukan OTT di Kota Bekasi. Dari operasi tangkap tangan tersebut pejabat yang kena OTT yakni Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi atau yang akrab disapa Pepen.

“Benar ada tangkap tangan di Bekasi, kita masih bekerja,” ujar Ketua KPK Firli Bahuri ketika dimintai konfirmasi, Rabu (5/1/2022).

Ia belum mengungkapkan detail kasus yang membuat Pepen terjerat OTT KPK. Menurut Firli, tim penyelidik KPK masih bekerja.

"Tolong sabar beri waktu untuk kami bekerja. Nanti pada saatnya kami akan sampaikan ke publik," ujarnya.

Lihat Juga: Kronologi OTT KPK Terhadap Wali Kota Batu

Saat ini para pihak yang diamankan tersebut telah dibawa ke gedung KPK. Pihak-pihak yang kena OTT KPK itu masih berstatus sebagai terperiksa. KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menetapkan status hukum pihak-pihak yang terjaring OTT tersebut.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © 2022 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top