News

Isu Resesi Seks Jadi Jadi Sorotan, Ini 4 Negara yang Mengalaminya

Resesi Seks

Resesi seks menjadi sorotan setelah China dilaporkan mengalami masalah tersebut. Dugaan resesi seks di China muncul karena menurunnya jumlah kelahiran.

Seperti diinformasi Hypebae, istilah ‘resesi seks’ mengacu pada semakin menurunnya aktifitas seks yang dilakukan oleh masyarakat. Berikut beberapa negara yang disebut mengalami resesi seks.

4 Negara yang Mengalami Resesi Seks

1. China

China disebut-sebut mengalami persoalan ini. Tandanya yaitu semakin menurunnya jumlah kelahiran di sana.

Dalam sebuah penelitian berjudul ‘The Challenges of the Low Birth Rate in China’, pada tahun 2021 angka kelahiran di Negeri Tirai Bambu hanya 7,52 kelahiran per 1.000 orang.

Angka tersebut menurun dibanding 2020, di mana jumlah kelahiran di China menyentuh angka 8,52 per 1.000 orang. Bukan itu saja, angka kelahiran pada tahun 2021 itu disebut sebagai yang terendah di China sejak 1949.

Lihat Juga: Sedang Jadi Kekhawatiran, Apa Itu Resesi Ekonomi dan Bagaimana Dampaknya?

2. Amerika Serikat

Editor senior dari The Atlantic, Kate Julian, pada 2018 lalu ia membuat tulisan mengenai resesi seks di Amerika Serikat.

Dalam artikelnya, Julian menyampaikan kekhawatiran terhadap kelompok remaja hingga dewasa muda AS yang melakukan lebih sedikit seks.

Menurut data Survei Perilaku Risiko Remaja, yang dilakukan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS, jumlah murid SMP-SMA yang sudah melakukan hubungan seks menurun dari 54% menjadi 40% sejak 1991-2017.

Kata Julian, beberapa penyebab resesi seks adalah karena sejumlah orang merasa tidak harus melakukan seks apabila tidak mereka inginkan. Julian juga mengatakan kemungkinan lain resesi ini terjadi karena beberapa orang lebih memprioritaskan sekolah dan karir ketimbang cinta maupun seks.

Lihat Juga: 3 Langkah Mudah Memberikan Pendidikan Seks Pada Anak

Sementara menurut Insider, faktor penyebab resesi ini yaitu perubahan budaya. Masyarakat saat ini lebih mudah mendapatkan hiburan dari dunia maya seperti menonton film di Netflix atau bermain media sosial. Ini membuat orang-orang tidak lagi sering menginginkan seks.

3. Jepang

Jepang disebut sebagai salah satu negara yang generasi mudanya lebih sedikit melakukan seks daripada generasi sebelumnya.

Menurut Survei Fertilitas Nasional Jepang, satu dari sepuluh laki-laki di Jepang yang berusia 30-an masih perjaka.

Peneliti kesehatan masyarakat di Universitas Tokyo, Peter Ueda berpendapat resesi seks di Jepang terjadi karena kurangnya kepercayaan diri atas finansial dan karir yang dialami masyarakat.

“Dibandingkan dengan pria yang menjadi karyawan tetap, pekerja paruh waktu atau pekerja sementara empat kali lebih besar tidak memiliki pengalaman heteroseksual pada umur 25 hingga 39, dan orang yang tak bekerja berisiko delapan kali lebih besar,” ujar Ueda.

Lihat Juga: China Luncurkan Boneka Seks Berbagi

4. Inggris

Inggris ternyata juga mengalami masalah resesi seks. menurut Survei Nasional tentang Perilaku Seksual dan Gaya Hidup (Natsal), sejak 2001-2012 angka aktivitas seksual responden menunjukkan penurunan.

Penurunan terbesar yaitu pada responden dengan usia di atas 25 tahun, baik yang telah menikah maupun tinggal bersama, mengutip The Guardian. 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © 2022 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top