News

Jokowi Restui 56 Pegawai KPK Yang Tak Lulus TWK Direkrut Polri

Jokowi Restui 56 Pegawai KPK Yang Tak Lulus TWK Direkrut Polri

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas izin Presiden Joko Widodo rencananya akan merekrut 56 pegawai KPK yang sebelumnya tidak lulus tes wawasan kebangsaan (TWK) ke Pareskrim Polri. Mahfud Md, Menko Polhukam mengungkap dasar-dasar presiden menyetujui rencana Kapolri itu.

“Kontroversi soal 56 pegawai KPK berkaitan TWK dapat diakhiri. Mari kita melangkah ke depan dengan semangat kebersamaan. Langkah KPK yang melakukan TWK menurut MA dan MK tak salah secara hukum. Namun kebijakan presiden yang mengizinkan permohonan Kapolri untuk menjadikan mereka sebagai ASN juga betul,” ujar Mahfud melalui akun Twitter-nya, Rabu (29/9/2021).

Yang menjadi dasar Jokowi dalam menyetujui hal tersebut yaitu PP tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah No 11 Thn 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil. Di aturan itu, presiden memiliki wewenang untuk mengangkat maupun memberhentikan ASN.

Dalam tweet lainnya, Mahfud MD mengungkapkan 56 pegawai KPK tersebut rencananya bukan jadi penyidik Polri. Mahfud mengungkap hal tersebut untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan warganet.

“Bukan penyidik tetapi ASN. Nanti tugasnya diatur kembali,” lanjutnya.

Kapolri Siap Rekrut 56 Pegawai KPK

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebelumnya mengaku siap merekrut pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi yang tidak lulus TWK. Sigit mengaku telah memiliki izin dari Presiden Joko Widodo.

“Kami berkirim surat pada Pak Presiden untuk meminta kepada 56 orang yang melakukan tes TWK, yang tak lulus tes, tak dilantik menjadi ASN KPK, untuk dapat kami tarik, lalu kami rekrut jadi ASN polri,” ujar Sigit kepada awak media saat kunjungan kerja di Papua, Selasa (28/9/2021).

Surat tersebut lalu mendapat balasan berupa izin dari Jokowi atas usulan Kapolri tersebut.

“Lalu kemarin, tanggal 27 kami dapat surat balasan dari Pak Presiden lewat Mensesneg secara tertulis. Prinsipnya, beliau menyetujui 56 pegawai KPK itu untuk dapat jadi ASN Polri,” kata Sigit.

Lihat Juga: Tinggal Menghitung Hari, 56 Pegawai KPK Segera Diberhentikan

Tawaran Kapolri untuk merekrut 56 pegawai KPK tersebut pun diapresiasi oleh Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK Giri Suprapdiono. Giri mengaku masih berkonsolidasi dengan para pegawai KPK terkait tawaran tersebut.

Ia harap Presiden Jokowi huga dapat menyatakan sikapnya kepada publik soal nasibnya beserta para pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi lainnya yang akan diberhentikan akhir September.

“Kami masih konsolidasi dulu dengan 56 pegawai lainnya dan seluruh stakeholder antikorupsi untuk menyikapi kebijakan pemerintah ini. Banyak pertanyaan dan hal yang perlu diklarifikasi soal rencana kebijakan ini. Nanti bakal kami sampaikan dengan resmi usai ada kejelasan sikap kami,” terangnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top