News

Jokowi Tidak Terima Jika Ada Yang Menghina TNI

jokowi

Calon Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, sebagai negara besar, Indonesia memiliki kekuatan militer yang juga besar. Jokowi mengaku tidak terima jika ada yang meragukan bahkan meremehkan kekuatan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Hal itu disampaikan di hadapan ribuan pendukungnya dalam kampanye terbuka di Palembang Sport and Convention Center (PSCC), Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (2/4/2019).

“Sebagai negara besar, kita tentu ingin mempunyai dan kekuatan TNI yang besar, betul tidak? Kita harus memiliki kekuatan TNI yang besar untuk menjaga kedaulatan bangsa. Jadi jangan sampai ada yang meremehkan TNI kita. Jangan sampai ada yang menjelekkan TNI kita, betul?” ujarnya.

Menurutnya TNI telah memiliki kontribusi banyak dalam menjaga kedaulatan bangsa sejak meraih kemerdekaan. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menegaskan penghormatan tinggi sudah sepatutnya diberikan kepada TNI.

“Karena TNI kita telah menjaga kedaulatan bangsa lebih dari 70 tahun. Sebab itu kita harus memberi penghargaan apresiasi penghormatan yang tinggi kepada TNI. Jangan malah ada yang menjelek-jelekkan TNI. Kemarin ada kan yang menjelekkan TNI? Meremehkan TNI, betul?” tandasnya.

Lebih lanjut Jokowi menyebut kekuatan militer TNI menjadi yang terkuat di negara-negara Asean. Mantan Walikota Solo ini bahkan menyatakan kekuatan militer Indonesia menjadi yang terkuat nomor 15 di dunia.

“Perlu saya sampaikan TNI kita sekarang memiliki kekuatan terbesar di ASEAN. Kalau di dunia kurang lebih 180-190 negara Indonesia nomor 15 yang paling kuat.  Jadi jangan sampai ada yang meremehkan TNI kita,” tegas dia.

“Kita ini bangsa besar tentu juga didukung kekuatan militer kekuatan TNI kita yang besar. Ini perlu saya tekankan supaya kita tahu bahwa kekuatan TNI kita nomor satu ASEAN dan masuk 15 besar di dunia,” pungkas Jokowi.

Dalam kampanye tersebut hadir pula istri Jokowi, Iriana Jokowi, sejumlah menteri kabinet kerja Puan Maharani, Pramono Anung, Budi Karya, Basuki Hadimuljono dan Ketua TKN Erick Thohir serta mantan Gubernur Sumsel, Alex Noerdin.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top