News

Kafe Holywings Kemang Buka Hingga Tengah Malam, Petugas Kecolongan?

Kafe Holywings Kemang Buka Hingga Tengah Malam

Kafe Holywings Kemang, Jakarta Selatan diketahui beroperasi sampai tengah malam serta menimbulkan kerumunan. Atas peristiwa tersebut Holywings di Kemang dijatuhi sanksi penutupan selama tiga hari.

Kerumunan pada dini hari di Holywings tersebut diketahui ketika polisi tengah patrol gabungan. Operasi gabungan tersebut dipimpin oleh Karoops Polda Metro Jaya pada Minggu (5/9/2021), pukul 01.00 WIB.

Trubus Rahadiansyah, pengaman kebijakan publik dari Universitas Trisakti menilai petugas kecolongan sehingga kerumunan di tempat tersebut baru diketahui usai tengah malam.

“Jika saya (menilai) memang petugas kita kecolongan,” ujarnya kepada detikcom, seperti dikutip dari laman detikcom, Senin (6/9/2021).

Selain itu, ia juga menilai penegakan aturan PPKM terkesan tumbul ke atas namun tajam ke bawah. Namin pada akhirnya kafe tersebut tetap mendapat sanksi.

“Jadi terkait penegakannya itu lemah, tumpul ke atas tajam ke bawah, jadi diskriminatif. Kalau ke rakyat kecil, pedagang kaki lima waduh sudah dengan beragam ini, disemprot air hingga gerobaknya diangkat,” tutur Trubus.

Sementara Eko Sakapurnama, pengaman kebijakan publik dari Universitas Indonesia menilai kejadian tersebut disebabkan adanya keterbatasan petugas di lapangan.

“Kita kan berbeda dengan Singapura yang mungkin 5,6 juta penduduk mudah dikendalikan, luasnya juga tak terlalu luas,” kata Eko.

“Jadi dengan keterbatasan petugas, apakah Satpol PP atau misalkan petugas polisi untuk menegakkan aturan PPKM artinya akan ada sejumlah kasus atau sejumlah pihak yang bisa terjadi pelanggaran,” lanjutnya.

Lihat Juga: Holywings, Bekas Kedai Nasi Goreng Yang Kini Dilirik Hotman Paris-Nikita Mirzani

Untuk itu ia menilai peran serta masyarakat sangat dibutuhkan untuk melapor saat ada pelanggaran peraturan PPKM, seperti yang telah terjadi di kafe Holywings Kemang.

“Kan kita (Indonesia) luas. Jadi harusnya misalkan disampaikan masyarakat tolong ikut berpartisipasi bagaimana membantu tak hanya mereka mematuhi prokes namun membantu pemerintah mengendalikan pandemi,” sambungnya.

Kejadian yang cukup menyita perhatian publik ini akan ditindaklanjuti oleh polisi dengan memanggil manajemen Holywings.

“Betul kita bakal proses. Kita bakal melakukan pemeriksaan, semua yang berkaitan di sini secara marathon,” tutur Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (6/9/2021).

Yusri menuturkan pihak manajemen Holywings akan dipanggil pada pekan ini dan dibidik dengan Undang Undang Wabah Penyakit Menular.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top