News

Kala Anies Baswedan Diibaratkan Seperti Gerrard

Diibaratkan Seperti Steven Gerrard, PD: Anies Baswedan Sosok Cerdas

Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat (PD) Hinca Pandjaitan mengomentari ungkapan ‘presiden mantan gubernur’ yang dilontarkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Hinca meyakini ungkapan itu sudah disiapkan Anies sejak awal untuk disampaikan ke publik.

Frasa yang diucapkan oleh Anies cukup menarik. Sekilas, yang ia ucap adalah fakta. Tapi, tentu diksi itu saya yakini telah disiapkan oleh pak Anies. Ia susun sedemikian rupa, tapi saya tidak ingin berspekulasi tentang maksud dan tujuannya,” kata Hinca, Sabtu (3/4/2021).

Hinca kemudian mengibaratkan Anies dengan legenda Liverpool FC, Steven Gerrard. Dia menilai mantan Mendkibud itu sebagai sosok pemimpin yang cerdas dan mumpuni.

“Pak Anies ini ibarat Steven Gerrard, sosok yang cerdas dan memiliki leadership yang mumpuni saat masih menjadi pemain (gubernur). Pertanyaan selanjutnya, jika Gerrard kini sukses melatih Glasgow Rangers dan membawa tim itu menjadi juara liga tahun ini, apakah Anies akan step up untuk posisi selanjutnya yang lebih tinggi (jadi Presiden)? Layak ditunggu,” terang dia.

Dikatakan oleh Hinca, bisa jadi selama ini Presiden Joko Widodo (Jokowi) membantu Pemprov DKI dalam hal memberikan ruang gerak untuk ikut andil mengelola ibu kota. Dan, bagi Anies, hal itu merupakan momen yang bagus dan ditunggu-tunggu.

“Mungkin ini yang ditunggu-tunggu oleh pak Anies selama ini. Tangan dingin Presiden Jokowi untuk terus membantu ibu kota semakin baik. Apalagi kita ingat beberapa janji pak Jokowi pada masa kampanye 2014 lalu, bahwa akan lebih mudah mengatasi persoalan DKI Jakarta apabila menjadi Presiden. Nah kali ini dibuktikan oleh beliau. Mudah-mudahan persoalan lainnya bisa secara simultan didorong terus oleh Presiden Jokowi untuk membantu pak Anies Baswedan mengurus ibu kota,” sambung Hinca.

PPP: Belum Ada Kebijakan Anies Baswedan yang Spektakuler

Di sisi lain, Ketua DPP PPP Achmad Baidlowi juga mengomentari ungkapan ‘presiden mantan gubernur’ yang dilontarkan Anies Baswedan. Awiek, panggilan akrab Baidlowi, menyebut Anies perlu menyuguhkan ‘kebijakan spektakuler’ jika ingin ‘naik pangkat’ seperti Presiden Jokowi.

“Itu saya kira baru sebagian kecil persoalan kemacetan yang bisa diatasi (Anies). Jadi, ya memang berkat koordinasi dan pendelegasian wewenang dari pemerintah pusat ke daerah,” kata Awiek, Sabtu (3/4/2021).

Menurut Awiek, ucapan ‘presiden mantan gubernur’ yang dilontarkan Anies terlalu jauh jika dikaitkan dengan Pilpres 2024. Dia lantas menyoroti Anies yang hingga saat ini tidak menjadi kader suatu partai politik.

“Hanya saja, untuk dikaitkan dengan pilpres masih sangat jauh. Apalagi pak Anies sampai saat ini belum memiliki parpol sebagai kendaraan politik. Berbeda dengan Jokowi ketika mulai wali kota sudah menjadi bagian dari PDIP,” ungkapnya.

Dikatakan oleh Awiek, Anies perlu menunjukkan kinerja cemerlang untuk wilayah kepemimpinannya, DKI Jakarta. Sayangnya, politikus PPP itu belum melihat ada kebijakan spektakuler dari Anies yang layak dikenang.

“Anies perlu pembuktian kinerja untuk bisa running 2024 di pilpres. Saya belum lihat, belum ada kebijakan spektakuler yang dilakukan Anies yang bisa dikenang,” sambungnya.

Diketahui, Anies Baswedan melontarkan ungkapan ‘presiden mantan gubernur’ dalam acara penandatanganan kesepakatan bersama PT Transportasi Jakarta dan Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia tentang Kolaborasi Tridharma Perguruan Tinggi, Kamis (1/4/2021). Anies bersyukur Jokowi memberi restu Pemprov DKI untuk mengelola stasiun yang ada di Jakarta.

“Kami matur (bilang) ke pak Presiden, kalau kita mau transportasi tapi nggak punya kewenangan, itu akan sulit. Minta supaya stasiun di Jakarta dikelola oleh DKI. Untungnya, presiden mantan gubernur DKI,” ucap Anies.

To Top