News

Kasus Lahan Rocky Gerung Merembet ke Politik, Apa Kaitannya?

Kasus Lahan Rocky Gerung Merembet ke Politik, Apa Kaitannya?

Kasus lahan Rocky Gerung disebut ada motif politik. Adalah Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Demokrat Andi Arief yang mengatakan hal itu. Menurut Andi Arief, kasus itu ada kaitannya dengan sikap kritis yang kerap ditunjukkan Rocky Gerung.

“Sombong amat PT Sentul City. Pemerintah mohon periksa asal-usul penguasaan tanah yang mereka miliki. Motif politik pasti berada di balik kasus ini, plus keserakahan. Sikap kritis Rocky Gerung mau diberedel. Sudah pantas melawan ini dengan aksi besar,” ujar Andi Arief, Jumat (10/9/2021).

Menanggapi pernyataan Andi Arief, Ketua DPP PPP Achmad Baidowi mempertanyakan kaitan beredel sikap kritis Rocky Gerung dengan kasus yang menimpanya. Politikus yang akrab dipanggil Awiek itu mengatakan kasus yang dialami Rocky Gerung tidak ada kaitannya dengan pemerintah.

“Sebaiknya tidak langsung diasumsikan begitu. Kaitannya beredel dengan kepemilikan lahan itu di mana? Itu kasus yang melibatkan Rocky Gerung dengan PT Sentul City, bukan konflik dengan negara,” kata Awiek.

Awiek meminta kasus lahan Rocky Gerung tidak ‘diangkut’ ke persoalan politik karena dapat memunculkan kegaduhan. Dia menyarankan kasus tersebut dituntaskan melalui mekanisme hukum yang berlaku.

“Sebaiknya persoalan antara Rocky Gerung dengan PT Sentul City diselesaikan melalui jalur hukum. Ada BPN, ada pengadilan, silakan saja berproses di sana. Kasus hukum pertanahan jangan ditarik ke isu-isu politik karena hanya akan menimbulkan kegaduhan saja,” pinta dia.

PKB Sependapat dengan PPP

Di sisi lain, Ketua DPP PKB Daniel Johan sependapat dengan PPP, yakni meminta kasus lahan yang menimpa Rocky Gerung diselesaikan melalui mekanisme hukum yang berlaku. Daniel mengatakan kasus tersebut merupakan refleksi dari karut marutnya legalitas pertanahan.

“Ini refleksi karut marutnya legalitas pertanahan kita. Kemudian, kebetulan menyangkut figur publik. Selesaikan saja secara hukum dan peraturan yang ada,” kata Daniel.

Politikus PKB itu kemudian meminta kasus lahan Rocky Gerung tidak dibawa ke isu politik. Dia berharap aparat penegak hukum bertindak tegas dan adil dalam mengusut kasus tersebut.

“Jangan dijadikan alat untuk pembungkaman masukan-masukan kritis. Kita kemudian meyakini aparatur akan bertindak adil dan profesional sesuai aturan yang ada. Apalagi, ini sudah menjadi sorotan masyarakat,” tegas dia.

Istana Bersuara Soal Kasus Lahan Rocky Gerung

Pihak Istana pun angkat bicara terkait kasus lahan Rocky Gerung. Adalah Staf Khusus Mensesneg Faldo Maldini mengaku tergelitik dengan pernyataan Andi Arief yang mengaitkan kasus tersebut dengan motif politik dan beredel sikap kritis. Faldo mempertanyakan juga mempertanyakan kaitan dari pernyataan politikus Partai Demokrat itu.

“Menurut saya, bang Andi lucu interpretasinya dan out of the box. Ada sengketa antara warga dan perusahaan, kemudian apa kaitannya dengan membungkam kritik? Ini harus diselesaikan di pengadilan atau jalur hukum lainnya agar keadilan terlaksana,” kata Faldo.

Kendati begitu, Faldo menyampaikan ucapan terima kasih kepada Andi Arief yang telah menyampaikan suaranya. Dia menegaskan akan menjawab kritik dengan penuh tanggung jawab.

“Tapi, kami ucapkan terima kasih buat bang AA yang terus memberikan pandangan. Kritik kemudian akan dijawab dengan pemenuhan tanggung jawab, pesan pak Presiden Jokowi,” terangnya.

Seperti diketahui, pihak Sentul City melayangkan dua somasi kepada Rocky Gerung untuk segera mengosongkan lahan sekaligus membongkar rumahnya di Bojong Koneng, Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Pengacra Rocky Gerung, Haris Azhar mengatakan permintaan pengosongan lahan tidak saja menimpa Rocky Gerung melainkan juga tetangga sekitarnya.

“Di lapangan sebenarnya nggak cuma Rocky. Ada tetangga-tetangganya kena. Dan, itu sudah digusurin bahkan pakai ancaman kekerasan juga,” terang Haris Azhar.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top