News

Kasus Suap Reklamasi Teluk Jakarta, Ahok Dapat Terseret

Kasus reklamasi teluk Jakarta yang melibatkan Ketua Komis D DPRD DKI ‘M Sanusi’ bisa menyeret nama gurbernur DKI Jakarta saat ini ‘Basuki Tjahaja Purnama. Kasus suap ini yang diprediksi dapat melukai Gurbernur DKI Jakarta ‘Ahok’.

Direktur CBA ‘Center of Budget Analysis’ Uchok Sky Khadafi mengatakan, “Ahok bisa saja terkunci atas kasus suap ini, tapi terkunci mati sih belum, karena suap Sanusi dan pemberian Izin Reklamasi Teluk Jakarta ahok dapat terluka karenanya.”

Menurutnya, politik dalam Pilkada DKI Jakarta untuk periode 2017 akan berubah total. Dengan menilai dengan terbongkarnya kasus suap Sanusi dan Izin Reklamasi dari Ahok, akibat dari itu dapat memperlihatkan wajah lain Ahok.

KPK harus dapat segera memanggil Ahok untuk secepatnya dapat diperiksa. Menurutnya reklamasi teluk Jakarta harus dihentikan karena ilegal, atas kejadian pemberian izin Reklamasi Teluk Jakarta. Tidak berjalannya Proyek Reklamasi Teluk Jakarta disebabkan karena sebagian DPRD yang tidak setuju dengan perda yang mendukung realisasi teluk Jakarta.

Uchok menambahkan, “Makanya, satu persatu dewan mau disuap.”

Penyidik KPK telah mendapatkan bukti uang sebesar Rp.1,140 Miliar dari tangan Sanusi. Pemberian suap terbagi dua tahap, Pemberian pertama sebesar Rp. 1 Miliar yang dilakukan pada tanggal 28 Maret 2016, dan Pemberian Suap yang kedua sebesar Rp. 140 Juta dalam kasus suap Reklamasi Teluk Jakarta.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top