News

Kemenlu RI Bantah Kabar Indonesia Akan Jalin Hubungan Dengan Israel

Kemenlu RI Bantah Kabar Indonesia Akan Jalin Hubungan Dengan Israel

Pemerintah Israel dilaporkan tengah mengupayakan untuk menormalisasi hubungan dengan Indonesia dan Oman. Sebelumnya, Israel juga berhasil membuka hubungan dengan beberapa negara di Timur Tengah dan Afrika. Akan tetapi Kementrian Luar Negeri RI membantah adanya upaya tersebut.

Dilansir dari stasiun televisi Israel, Channel 12 yang dikutip oleh The Times of Israel, Minggu (13/12). Seorang sumber di negara itu menyatakan mereka kini menjajaki peluang untuk membuka hubungan dengan Indonesia dan Oman.

Informasi tersebut beredar setelah negara itu berhasil menormalkan hubungannya dengan negara Bahrain, UEA, Sudan dan Maroko. Sumber itu juga menyatakan negaranya kini tengah berusaha untuk mendekat kepada Indonesia dan Oman.

Saat dikonfirmasi, Kemlu RI menyampaikan hingga saat ini tidak melakukan proses apapun yang terkait dengan normalisasi hubungan dengan Israel.

Lihat Juga: Gawat! Perusahaan Mata-mata Israel Retas 1.400 Akun WhatsApp

“Kemlu RI tidak melakukan langkah-langkah seperti yang dituliskan oleh media di atas, dan saya tidak tahu latar belakang tulisan tersebut,” ungkap Juru Bicara Kemlu RI, Teuku Faizasyah, saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com.

Ia menegaskan hingga saat ini pemerintah Indonesia masih berpegang terhadap institusi dan melanjutkan dukungan kepada kemerdekaan Palestina.

“Pelaksanaan politik luar negeri yang dijalankan Kemlu dalam konteks konfik Palestina-Israel senantiasa berpegang pada amanat konstitusi,” tambah Faizasyah.

Menurut The Times of Israel, pemerintah Kerajaan Arab Saudi memiliki peran penting dalam proses normalisasi antara Maroko dan Israel. Menurut sumber tersebut, Maroko tidak mungkin melanjutkan rencana normalisasi itu tanpa persetujuan Arab Saudi.

Sumber tersebut melanjutkan, sebenarnya Saudi juga siap melakukan normalisasi dengan Israel, hanya saja tinggal menunggu waktu yang tepat.

Apalagi, Pangeran Mohammed bin Salman yang merupakan Putra Mahkota Saudi dilaporkan bertemu dengan Benjamin Netanyahu pada November lalu. Meskipun kabar tersebut dibantah.

Lihat Juga: Israel Serang Jalur Gaza, dua Bocah Palestina Tewas Saat sedang Tidur

Saudi juga memperbolehkan pesawat Israel melintasi wilayah udara mereka, setelah perjanjian normalisasi ditekan oleh UEA dan Israel. Perjanjian yang disebut Kesepakatan Abraham tersebut di teken di Gedung Putih, Washington D.C, AS.

Jared Kusher seorang Penasihat urusan Timur Tengah sekaligus menantu Presiden Donald Trump, menyatakan keyakinannya tentang hubungan diplomatik Saudi dan Israel yang tak lama lagi akan terjalin. Ia mengatakan kesepakan normalisasi antara kedua negara tersebut akan terjadi jika Amerika Serikat memberikan dukungan penuh.

“Jika Anda melihat ke sana dalam enam bulan, wilayah itu berubah dari keras menjadi lentur,” terang Kushner.

Hal ini membuktikan Trump masih berusahan untuk mensukseskan agenda politik luar negerinya di Timur Tengah sebelum digantikan Joe Biden pada Januari 2021 mendatang.

To Top