News

Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat Sumatera Utara, Polisi: untuk Rehabilitasi Narkoba

Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat Sumatera Utara, Polisi: untuk Rehabilitasi Narkoba

Migrant CARE mendapat laporan adanya dugaan kerangkeng manusia di Rumah Bupati Langkat, Sumatera Utara (Sumut), Terbit Rencana Perangin Angin. Karena itulah, mereka bakal melaporkan temuan tersebut ke Komnas HAM besok.

Berdasarkan undangan, Migrant CARE akan mengunjungi Komnas HAM pada, Senin (24/1/2022) pukul 13.00 WIB.

"Berdasarkan laporan yang diterima Migrant CARE, di lahan belakang rumah Bupati tersebut, ditemukan ada kerangkeng manusia yang dipekerjakan di kebun kelapa sawitnya mengalami eksploitasi," ujar Ketua pusat studi migrasi Migrant CARE, Anis Hidayah, lewat keterangannya, Minggu (23/1/2022).

Anis menuturkan, tindakan ini adalah pelanggaran kemanusiaan.

"Kiat merupakan praktik perbudakan modern," ucapnya.

Lihat Juga: Intip Garasi Rahmat Effendi, Wali Kota Bekasi yang Terjerat OTT KPK

Diketahui, Bupati Langkat tertangkap operasi tangkap tangan (OTT) KPK di Kabupaten Langkat. Sejumlah orang juga turut diamankan, termasuk Terbit Rencana.

Dalam penjelasan KPK, Terbit Rencana diduga mengatur fee paket pengerjaan proyek. Paket proyek tersebut dibuat mulai 2020. Terbit Rencana bekerja sama dengan sejumlah jajaran dan saudara yang disebut orang kepercayaannya dalam pembuatan paket proyek.

Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat untuk Rehabilitasi Narkoba

Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Putra Panca membenarkan adanya kerangkeng manusia di Rumah Bupati Langkat. Panca menuturkan pihaknya lah yang menemukannya.

"Kita pada waktu kemarin teman- teman dari KPK yang kita back-up, melakukan OTT. Kita melakukan penggeledahan pada saat itu datang ke rumah pribadi Bupati Langkat. Dan kita temukan betul ada tempat menyerupai kerangkeng yang berisi tiga-empat orang waktu itu," jelas Panca Putra kepada awak media, Senin (24/1/2022).

Panca mengaku pihaknya sudah melakukan pendalaman terhadap temuan kerangkeng manusia itu kepada Terbit Rencana. Berdasarkan hasil pendalaman, jelas Panca, kerangkeng yang berisi beberapa orang itu adalah tempat rehabilitasi narkoba yang dibuat oleh Terbit secara pribadi.

Lihat Juga: 3 Kontroversi Bupati Penajam Paser Utara Sebelum Keciduk OTT KPK

"Tapi sebenarnya dari pendataan kita, pendalaman kita bukan tiga empat orang itu, kita dalami itu masalah apa, kenapa ada kerangkeng dan ternyata hasil pendalaman, iya memang itu tempat rehabilitasi yang dibuat oleh yang bersangkutan secara pribadi dan sudah berlangsung selama 10 tahun untuk merehabilitasi korban-korban narkoba, pengguna narkoba," kata dia.

Panca mengatakan ‘kerangkeng’ tersebut telah beroperasi lebih dari 10 tahun. Beberapa orang yang ada di dalam kerangkeng manusia di rumah Bupati Langkat itu ada yang baru masuk. Tetapi ada juga yang sudah lama dan sedang dipekerjakan di kebun. 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © 2022 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top