News

Keras! Mahfud Md Minta Korban Pinjol Ilegal Tak Usah Kembalikan Pinjaman

Keras! Mahfud Md Minta Korban Pinjol Ilegal Tak Usah Kembalikan Pinjaman

Menkopolhukam Mahfud Md menegaskan mereka yang telah jadi korban pinjaman online alias pinjol ilegal tak perlu mengembalikan pinjamannya.

“Kepada mereka yang telah terlanjur jadi korban, jangan bayar! Jangan bayar!” tegas Magduf dalam fonferensi pers, Selasa (19/10/2021).

Apabila kemudian timbul permasalahan karena utang pinjol ilegal yang tak dibayar, masyarakat diimbau untuk segera melaporkannya ke polisi.

“Jika karena tak membayar kemudian ada yang tak terima, diteror laporkan ke kantor polisi terdekat. Polisi akan memberi perlindungan,” ujarnya.

Lalu Apa Alasan Mahfud Md Meminta Korban Pinjol Ilegal Tak Perlu Melunasi Pinjamannya?

Mahfud Md menyampaikan, ada dua hal yang menjadi alasan mengapa korban pinjol ilegal tak perlu membayar pinjaman mereka. Pertama, dari sudut pandang perdata pinjaman online ilegal tersebut tak sah. Sebab tak memenuhi persyaratan ataupun syarat subjektif serta objektif seperti yang tercantum dalam hukum perdata.

Lihat Juga: Tegas! Kapolri Minta Pinjol Yang Rugikan Masyarakat Disikat

Kedua, berdasarkan hukum pidana, banyak yang baru diputuskan hari ini.

“Pertama, hal yang dilakukan Bareskrim Polri terkait didorong untuk meningkatkan langkah tindakan hukumnya akses dari pinjaman tak langsung berkaitan dengan pinjaman tersebut,” ucap Mahfud Md.

“Misalkan ancaman apa namanya kekerasan, ancaman menyebarkan foto-foto tak senonoh orang yang memiliki utang jika tak membayar, pekerja-pekerjanya mulai ditindak,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Menkopolhukam menegaskan, pemerintah akan melakukan tindakan tegas terhadap pelaku pinjol ilegal. Namun bagi pinjol resmi yang telah terdaftar di OJK tetap diizinkan beroperasi.

“Dengan ini maka kita tegaskan hanya akan menindak tegas para pinjol ilegal. Bagi pinjol-pinjol lainnya yang legal telah memiliki izin, sah, silahkan berkembang, sebab malah itu yang diharapkan. Tetapi yang ilegal tersebut yang akan ditindak,” terang Mahfud Md.

Terakhir, Menteri Mahfud Md dengan tegas menyampaikan Bareskrim Polri selalu mengawasi pergerakan pinjaman online ilegal.

“Bareskrim Polri bakal mengklasifikasi gerakannya jadi nanti di sejumlah lokasi jika ada orang yang tetap dipaksa bayar. Jangan bayar sebab itu ilegal,” tuturnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top