News

Kopi Gajah, Saingan Baru Kopi Luwak

Jika menurutmu kopi luwak yang memiliki harga dikisaran 1.5 juta Rupiah perkilonya sudah mahal maka siap-siap kaget kalau kopi gajah ternyata memiliki harga yang super fantastis yaitu hampir 15 juta Rupiah perkilonya. Wuah, mahal juga ya sehingga membuat banyak orang penasaran apa yang membuat kopi gajah ini sangat mahal.

Apa itu Kopi Gajah?

Kopi gajah berasal dari Thailand yang awalnya diproduksi oleh sebuah perusahaan bernama Black Ivory Coffee, jadilah di luar negeri kopi ini lebih dikenal dengan nama Black Ivory Coffee. Kopi gajah sendiri proses produksinya tidak berbeda dengan kopi luwak yaitu biji kopi yang dikumpulkan dari kotoran hewan, kalau kopi luwak dari kotoran luwak maka kopigajah dari kotoran gajah. Perbedaannya adalah jika luwak mengkonsumsi biji kopi secara alamiah, sementara gajah tidak, melainkan gajah-gajah tersebut sengaja diberi makan biji kopi yang dicampur dengan buah-buahan lain.

Kopi Gajah, Saingan Baru Kopi Luwak

Mengapa Kopi Gajah Sangat Mahal?

Jika sama-sama berasal dari kotoran hewan tapi mengapa harga kopigajah sangat mahal. Beberapa hal berikut berhasil dirangkum untuk menjawab rasa penasaran Anda dan tentunya pertanyaan apakah rasa kopinya sepadan dengan uang yang harus dikeluarkan untuk menyicipinya?

  • Salah satu alasan mengapa kopigajah sangat mahal adalah karena proses yang diperlukan untuk mendapatkan kopi berkualitas dari kotoran gajah tidaklah mudah. Sistem pencernaan gajah yang kuat ternyata mampu untuk menghancurkan biji-biji kopi yang ditelannnya jadi dari sekitar 33 kg biji kopi yang di makan gajah hanya menghasilkan kurang lebih 1 kg biji kopi saja yang bisa diproduksi.
  • Kopi gajah memiliki rasa yang sangat khas karena ternyata di dalam sistem pencernaan gajah terdapat beberapa jenis enzim khusus yang dapat memecah protein yang terkandung dalam biji kopi. Semakin tinggi kadar protein dalam biji kopi maka rasanya akan semakin pahit sementara jika semakin rendah rasanya akan tidak terasa sepahit kopi biasanya. Oleh karena itu kopi gajah cukup mahal karena memiliki rasa yang istimewa.
  • Stok kopi gajah sangat terbatas jadi tidak heran jika kopi ini tergolong kopi ekslusif. Kopi ini tidak dijual bebas dan hanya tersedia di beberapa hotel ternama saja di Thailand.

Apakah Ini Termasuk dalam Eksploitasi Hewan?

Banyak sekali pihak-pihak yang mulai mempertanyakan apakah ini termasuk dalam eksploitasi hewan karena seperti yang sudah disebutkan di atas, biji kopi bukanlah jenis makanan yang lumrah dikonsumsi oleh gajah. Tidak seperti luwak yang memang memakan biji kopi secara alamiah, gajah diberi makan biji kopi agar dapat menghasilkan kopigajah.

Well, pihak produsen kopi gajah sudah meyakinkan bahwa butuh waktu sekitar 9 tahun untuk mendapatkan citarasa dan kualitas kopi gajah yang tepat dan dari waktu yang tidak sebentar itu mereka bekerja sama dengan masyarakat lokal yang selama ini memelihar gajah untuk ikut melestarikan keberadaan gajah. Gajah-gajah tersebut tidak dikurung melainkan tinggal di alam bebas seperti biasanya, biji kopi dicampurkan di dalam makanan gajah pada umumnya seperti buah-buahan, sayuran dan lain sebagainya.

Selain itu organisasi pelestarian gajah yang dikenal dengan nama Golden Triangle Asian Elephant Foundation juga ikut serta dalam program ini dan sekitar 8% dari hasil penjualan kopi gajah ini akan masuk ke rekening organisasi yang mendukung pelestarian gajah di Thailand tersebut dan masyarakat lokal juga jadi memiliki penghasilan hanya dengan merawat gajah-gajah dan mengumpulkan biji-biji kopi dari kotorannya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top