News

Korban Bertambah, Hukuman Reynhard Sinaga Diperberat

Korban Bertambah, Hukuman Reynhard Sinaga Diperberat

Mahkamah Banding Inggris telah menetapkan Jumat (11/12), hukuman seumur hidup kepada Reynhard Sinaga. Hukuman tersebut diperberat dengan minimum 40 tahun sebelum dapat mengajukan permintaan bebas. Menanggapi keputusan tersebut Polisi Manchester Raya mengatakan pihaknya menyambut dengan senang.

“Menyambut keputusan hari ini dan kami senang bahwa Sinaga akan dipenjara selama 10 tahun lebih lama. Dari pembicaraan bersama banyak korban, kami tahu bahwa banyak yang menyambut hasil ini dan merasa diperberatnya hukuman ini menggambarkan kekejaman kejahatan yang dilakukan.” Ungkap Mabs Hussain, Polisi Manchester Raya.

Reynhard dijatuhi hukuman penjara seumur hidup dengan minimum 30 tahun sebelum dapat mengajukan pembebasan pada 6 Januari lalu. Namun, pada pertengahan Oktober Kejaksaan Agung Inggris mengajukan permohonan hukuman seumur hidup total. Michael Ellis yang merupakan Jaksa dari Kejaksaan Agung menilai kasus pemerkosaan tersebut sebagai “kejahatan seksual parah”.

Dalam keputusan tersebut, Mahkamah Banding mengatakan para hakim setuju hukuman seumur hidup total “tidak tertutup” pada kasus pembunuhan berat saja. Jaksa mengatakan tambahan hukuman menjadi 40 tahun sebelum dapat mengajukan permohonan bebas, merupakan yang terberat selain kasus pembunuhan.

Terkait terungkapnya korban lain, polisi Manchester Mabs Hussain mengatakan perkembangan ini tak lepas dari keberanian para korban sendiri. Pihak kepolisian Manchester raya juga mengatakan sejak penahanan Reynhard Sinaga pada Januari lalu, sebanyak 23 korban lain telah teridentifikasi.

“Sebagai hasil penyelidikan lebih lanjut, pihak penyidik percaya bahwa Sinaga melakukan kejahatan seksual kepada 206 pria.” Kata polisi Mabs Hussain.

“kami masih belum mengidentifikasi sekitar 60 pria dan mendesak siapapun yang merasa pernah menjadi korban untuk menghubungi kami,” tambahnya.

Lihat Juga: Fakta Reynhard Sinaga Pemerkosa Berdarah Dingin

Pada Januari lalu, kepolisian memperkirakan korban dari Reynhard Sinaga sebanyak 195 orang yang lebih dari 70 belum teridentifikasi. Dari 23 korban yang baru teridentifikasi, 12 di antaranya sudah diketahui, sedangkan 11 lainnya masih belum diketahui.

Sebelumnya, Pria kelahiran Jambi, Indonesia ini dituduh melakukan serangan seksual dan pemerkosaan kepada 48 korban dalam rentang waktu 1 Januari hingga 2 Juni 2017. Ia disebut sebagai predator seks terbesar dalam sejarah Inggris karena banyaknya jumlah korban.

Dilansir dari Manchester Evening News, Selasa (7/1), Reynhard diadili pertama kali pada Mei 2018, dalam waktu kurang dari satu tahun setelah ditetapkan sebagai tersangka.

Pada 2 Juni 2017 ia dilaporkan memperkosa seorang pria di apartemennya. Dia membawa pria tersebut ke apartemen lalu membiusnya dengan minuman. Setelah korban kehilangan kesadarannya, ia langsung melakukan aksi bejatnya.

Tidak seperti yang lain, korban satu ini lebih cepat sadar, ia sangat kaget melihat Rey dalam keadaan tanpa memakai busana dan berusaha melawan. Perkelahian pun terjadi, Reynhard Sinaga terluka dan harus dibawa ke rumah sakit, korban sempat diinterogasi dan ditangkap polisi karena diduga melakukan penyerangan.

saat perkelahian tersebut, korban sempat mengambil ponsel milik Reynhard, dan itulah awal mula tabir tersebut terkuak. Dari ponsel Reynhard penyidik menemukan beberapa video pemerkosaan, dan polisi pun menelusuri para korbannya.

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top