News

Korban Tewas Kecelakaan Bus Masuk Jurang Di Sumedang

Korban Tewas Kecelakaan Bus Masuk Jurang Di Sumedang

Bus Sri Padma Kencana mengalami peristiwa naas saat mengangkut rombongan karya wisata dan ziarah SMP IT Muawanah. Sekitar pukul 18.30 WIB, Rabu (10/) kendaraan tersebut masuk jurang ketika dalam perjalanan di daerah Sumedang, Jawa Barat. Kecelakaan bus masuk jurang itu diduga berawal saat bus kehilangan kendali hingga terbanting.

Akhirnya, kendaraan dengan 66 orang penumpang itu pun terperosok ke jurang. Brigjen Kushariyanto, Direktur Penegakan Hukum Korlantas Polri, mengatakan kontur jalan yang menikung dan menurun panjang diduga menyebabkan bus tersebut oleng.

“Akhirnya sopir tersebut banting setir ke kiri, dia sempat mutar terkena guard rail (pagar pengaman jalan), dari dari kepala posisi di depan ia langsung jadi kebalik,” tutur Kushariyanto, Jumat (12/3).

Selain itu, kelebihan muatan penumpang diduga juga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan bus tersebut hilang kendali.

“Karena kondisi penumpang tersebut 66 orang yang sebenarnya di situ seharusnya hanya 62 atau 63 kursi,” kata Kushariyanto.

Walau begitu, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab kecelakaan tersebut dengan metode Traffic Accident Analysis (TAA). Di lain sisi, Kushariyanto memastikan bahwa jalur alternator yang menjadi penghubung Kabupaten Garut dan Sumedang melalui kawasan Wado tersebut sebenarnya tidak diperkenankan untuk kendaraan bus besar.

Sopir bus, tutur Kushariyanto, diduga tidak mengenal kontur dan lebar jalur yang akan dilaluinya. Karena ada dugaan bahwa sopir bus menggunakan aplikasi map untuk menentukan jalan yang akan dilewati untuk menuju ke Kabupaten Subang.

Sementara itu, Hery Antasari, Kepala Dinas Perhubungan Jabar, mengatakan bus masuk jurang saat hendak kembali menuju Subang setelah berziarah ke Tasik dan berwisata ke Pangandaran.

Lihat Juga: Kecelakaan Kapal Laut Paling Menakutkan

Dari data yang diterima, sebanyak 70% penumpang bus tersebut adalah orang tua pelajar dan sisanya merupakan pelajar.

“Kalau kendaraan besar sebenarnya tak diperkenankan ke jalur ini,” kata Hery.

Diketahui, kecelakaan bus masuk jurang yang membawa rombongan karya wisata dan ziarah SMP IT Muawanah tersebut terjadi di Tanjakan Cae, pada Rabu (10/3) malam WIB. Akibatnya sebanyak 29 orang penumpang tewas dan puluhan lainnya luka-luka.

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top