News

Lewat Luhut, Wagub DKI Minta Pemerintah Tambah Fasilitas RS di Botabek

Lewat Luhut, Wagub DKI Ahmad Riza Patria Minta Pemerintah Tambah Fasilitas RS di Botabek

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta pemerintah pusat untuk menambah fasilitas rumah sakit di Bogor, Tangerang dan Bekasi (Botabek). Bukan tanpa alasan, Riza meminta hal itu agar pasien Covid-19 dari luar Jakarta (namun dirawat di rumah sakit di Jakarta) dirawat di daerahnya masing-masing.

Riza menyampaikan permintaan itu kepada Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan melalui telepon.

“Tadi saya bertelepon dengan pak Menko (Luhut) mudah-mudahan ada penambahan nanti di daerah Botabek. Jadi pemerintah pusat akan membantu, mudah-mudahan meningkatkan kapasitas kemampuan dari daerah-daerah di luar Jakarta, yaitu Botabek. Apakah rumah sakitnya, nakesnya, ICU dan sebainya,” ucap Riza, Rabu (27/1/2021).

Riza menambahkan saat ini, Jakarta menampung sebagian pasien Covid-19 dari luar Jakarta. Totalnya, kata dia, mencapai 30 persen.

“Selama ini kami melayani, menampung tidak kurang dari 24 persen, bahkan bisa 28 persen, 30 persen pasien non-Jakarta,” sambungnya.

Politikus Partai Gerindra itu berharap pemerintah pusat betul-betul mengabulkan permintaannya. Dengan begitu, okupansi rumah sakit di Jakarta akan menurun sebanyak pasien Covid-19 dari luar Jakarta yang dialihkan ke daerahnya masing-masing.

“Mudah-mudahan ke depan dengan dukungan dari pemerintah pusat akan membantu daerah Botabek di luar Jakarta, nanti bisa tertampung di daerah masing-masing. Kemudian lagi, yang di Jakarta maka okupansinya semakin menurun. Jadi kalau angkanya sampai 24 (persen), kalau dikurangi 24 persen, berarti cuma 60 persen okupansi RS di Jakarta. Bahkan angkanya bisa sampai 28 hinga 30 persen. Range-nya bisa sampai 24 hingga 30 persen,” terangnya.

Wagub DKI Minta Sandiaga Tambah Hotel Untuk Isolasi Mandiri

Di samping itu, Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria juga meminta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menambah hotel di DKI Jakarta untuk dijadikan tempat isolasi mandiri pasien Covid-19. Mengingat, sejauh ini memang ada sejumlah hotel di DKI Jakarta yang dijadikan untuk tempat isolasi mandiri bagi pasien Covid-19

“Ke depan juga jumlah hotel ya mudah-mudaha ke depan pak Menteri Pariwisata akan mendukung di Jakarta, mudah-mudahan ada penambahan hotel bagi isolasi mandiri,” pinta Riza.

Riza Bicara Soal Penambahan Petak Makam Khusus Corona

Selain kedua hal di atas, Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria juga berbicara soal penambahan petak makam khusus pasien Covid-19 yang meninggal dunia. Dia menegaskan pihaknya akan menyiapkan sekitar 17.100 petak makam khusus corona secara bertahap.

“Jadi insya Allah di bulan depan secara bertahap kita akan mempersiapkan tidak kurang dari 17.100 petak (makam). Mulai minggu depan di (TPU) Rorotan sudah bia digunakan,” terangnya.

Riza memastikan ketersediaan lahan untuk pemakaman pasien Covid-19 yang meninggal dunia tidak ada masalah. Namun dalam penerapannya, lanjut dia, Pemprov DKI membutuhkan kalkulasi sebagai langkah persiapan.

“Prinsipnya, ini sudah ada jadwalnya. Di sini kan sudah siap. Jadi semuanya itu secara bertahap. Kita sudah mengukur angka kematian per hati berapa, kemampuan kita menyiapkan petak berapa. Jadi prinsipnya ketersediaan lahan tidak ada masalah,” paparnya.

Kendati begitu, kata Riza, menyiapkan lahan untuk pemakaman berskala besar di DKI Jakarta bukanlah perkara gampang. Dia pun berharap kematian akibat Covid-19 ke depannya tidak terjadi lagi.

“Sekalipun Jakarta adalah Ibu Kota, sulit menyiapkan lahan dalam jumlah besar. Tapi untuk pemakaman Covid-19, kami siapkan sebaik mungkin. Namun demikian, kita terus berupaya agar ke depan, tempat-tempat pemakaman ini tidak diisi lagi oleh korban-korban Covid-19,” ucapnya.

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top