News

Makanan Bikini ‘Bihun Kekinian’ Tanpa Ada Tanggal Kadaluwarsa

Lezatnya Kuliner Khas Jogja yang Tidak Bikin Kantongmu Bolong

Bikini ‘Bihun Kekinian’ makanan yang tidak memiliki edukasi positif untuk masyarakat, Tulus Abadi selaku Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia ‘YLKI’ mengatakan makanan ringan Bikini ‘Bihun Kekinian’ yang dijual melalui toko online adalah makanan ilegal karena tidak mempunyai kode produksi, nomor registrasi dan tanggal kadaluwarsa.

“Setelah YLKI membeli makanan ringan Bikini ‘Bihun Kekinian’ secara online melalui akun Instagram @bikini_snack dengan harga Rp. 15.000,-. Tidak hanya itu, YLKI telah menerima banyak pengaduan dari masyarakat,” ujar Tulus.

Makanan ringan Bikini ‘Bihun Kekinian’ tersebut dikemas dengan plastik bergambar wanita dengan mengenakan bikini. Selain itu terdapat tulisan ‘Remas Aku’.

Selain itu, Makanan ringan Bikini ‘Bihun Kekinian’ dengan berat 50gram tidak ada kode produksi, tanggal kadaluwarsa, Nomor registrasi BPOM, informasi nilai gizi.

Produsen Bikini ‘Bihun Kekinian’ tidak jelas yang dikarenakan hanya mencantumkan tulisan ‘Diproduksi oleh Cemilindo, Jakarta – Indonesia’. Terdapat Nomor Whatsapp yang tidak aktif, akun Line maupun Instagram.

“Juga terdapat logo dan kata halal, tetapi bisa dipastikan palsu karena tidak sesuai dengan logo halal dari Lembaga Pengawas Obat dan Makanan (LPOM) Majelis Ulama Indonesia (MUI),” ujarnya.

YLKI mendesak kepolisian, BPOM dan Dinas Kesehatan untuk dapat mengusut produk tersebut serta memberikan sanksi atas pelanggaran yang sudah dilakukannya.

“Makanan ringan tersebut harus ditarik dari pasaran karena menggunakan merek dan gambar yang menjurus pada pornografi serta diduga tidak layak konsumsi dan ilegal,” tambahnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top