News

Menang atau Kalah Pilpres 2019, Ini Beda Jokowi dan Prabowo

Menang atau Kalah Pilpres 2019, Ini Beda Jokowi dan Prabowo

Calon presiden Prabowo Subianto berulangkali menegaskan akan menghormati apa pun keputusan rakyat pada Pilpres. Bahkan Prabowo dengan legowo menyatakan akan mendukung Joko Widodo seandainya nanti rakyat memang menghendakinya sebagai presiden.

Sikap Prabowo tersebut dinilai berbeda dengan sikap rivalnya di pihak Jokowi-JK. Pernyataan JK yang menyebut pihaknya bakal menang jika Pilpres jujur atau tidak terjadi kecurangan.

“Dua sikap yang bertolak belakang. Satu kesatria, satunya lagi provokatif seperti tak siap kalah.”

Pernyataan itu mencerminkan kelas masing-masing kandidat. Jika pernyataan Prabowo lebih dekat dengan sikap seorang negarawan, maka pernyataan Jokowi maupun JK cenderung kekanak-kanakan.

“Kalau memang tahu ada kecurangan, harusnya laporkan saja. Pernyataan itu kan berarti: jika Jokowi-JK kalah, maka telah terjadi kecurangan. Dan jika Jokowi-JK menang, maka Pilpres jujur dan bersih. Ini lucu!.”

Ia menyatakan, dengan cerminan sikap itu maka masyarakat sudah dapat menilai siapa yang benar-benar layak menjadi presiden. Saat ini, ucapnya, Indonesia butuh sosok pemimpin negarawan yang meletakkan kepentingan rakyat di atas kepentingan lain.

Sebaliknya, ia melanjutkan, calon pemimpin yang lebih mengedepankan kepentingan pribadi, membenarkan aksi penyerangan, mengadu domba masyarakat dan mengancam keutuhan bangsa harus dihindari.

“Saya tidak tahu apa yang akan terjadi seandainya Jokowi-JK kalah. Selain nanti muncul tuduhan kecurangan, muncul apa lagi kira-kira.”

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top