News

Mengenal Kebiri Kimia, Hukuman Bagi Predator Seksual Terhadap Anak

Mengenal Kebiri Kimia, Hukuman Bagi Predator Seksual Terhadap Anak

Melalui PP Nomor 70 Tahun 2020 tentang Tata Cara Pelaksanaan dan Tindakan Kebiri Kimia, Pemasangan Alat Pendeteksi Elektronik, Rehabilitasi dan Pengumuman Identitas Pelaku Kekerasan Seksual terhadap Anak yang diterbitkan 7 Desember. Pelaku kekerasan seksual dan persetubuhan terhadap anak dapat diberi hukuman kebiri kimia. Pengertian tentang hal ini juga tertulis dalam Bab I Ketentuan Umum Pasal 1 poin 2.

Tindakan kebiri kimia diterangkan sebagai pemberian zat kimia melalui suntikan maupun metode lain yang diberikan kepada pelaku yang pernah dipidana. Salah satu tindakan medis ini ditujukan untuk menekan dorongan seksual dan menghentikannya muncul kembali. Dilansir dari BBC, kebiri kimia dilakukan dengan cara memasukkan zat kimia berupa anti-androgen ke dalam tubuh seseorang agar mengurangi produksi hormon testosteron. Dikutip dari The Sun, 13 Februari 2019, Swedia dan Kanada adalah negara yang telah melakukan uji coba kebiri kimia.

Tindakan tersebut dilakukan karena pelaku mengancam atau melakukan tindakan kekerasan dan pemaksaan kepada anak untuk bersetubuh dengannya maupun orang lain. Akibatnya yaitu menimbulkan lebih dari satu korban, luka berat, gangguan kejiwaan, penyakit menular, dan terganggu atau hilangnya fungsi organ reproduksi, atau korban meninggal. Hal ini termasuk untuk menekan hasrat seksual seseorang yang berlebih dan disertai program rehabilitasi.

Lihat Juga: 3 Langkah Mudah Memberikan Pendidikan Seks Pada Anak

Pada Pasal 2 poin 1, diterangkan bawah tindakan kebiri kimia dilaksanakan berdasarkan putusan pengadilan yang memiliki kekuatan hukum tetap. Begitu pula dengan pemasangan alat pendeteksi elektronik dan rehabilitasi kepada pelaku perbuatan cabul. Lalu, dalam poin 3 tertulis bahwa tindakan tersebut atas perintah dari jaksa setelah melakukan koordinasi dengan kementerian terkait. Utamanya kementerian kesehatan, hukum dan sosial.

Menurut Pasal 3, tindakan kebiri kimia dapat dilakukan oleh petugas yang berkompetensi di bidangnya atas perintah jaksa. Sedangkan dalam Pasal 4, pelaku yang berusia anak-anak tidak dapat dikenai tindakan-tindakan tersebut. Adapun Peraturan Pemerintah ini dimaksudkan untuk mengurangi dan mencegah tindakan kekerasan terhadap anak, serta memberikan efek jera kepada pelaku.

To Top