News

Militer AS Akui Tidak Siap Perang Melawan Rusia

Portal Berita

Kepala Staff Angkatan Bersenjata AS “Mark Milley” mengatakan kepada kongres atas keprihatinannya pada kemampuan mereka dalam menghadapi perang dengan Rusia. “Ada kesenjangan dalam Militer AS mengenai sumber daya dan pelatihan tempur”. Jika Angkatan darat AS terlibat dalam perang besar melawan China, Rusia, Iran dan Korea Utara, kesiapan pasukan militer AS akan menjadi pertannyaan.

Seperti yang dikutip Reuters, Mark Milley berujar, “Angkatan Darat tidak pada level yang mampu untuk mengeksekusi operasi dengan memuaskan, baik dalam soal waktu, biaya, korban maupun tujuan militer.”

Menteri Angkatan Udara AS “Deborah James” menambahkan saat dengar pendapat dengan Kongres Komisi Hubungan Angkatan Bersenjata, menyatakan bahwa setengah dari kekuatan Angkatan Udara AS tidak cukup siap untuk berperang melawan Rusia.

Ketidaksiapan AS merupakan sebab dari anggaran militer AS yang tidak mencukupi untuk memberikan pelatihan ataupun alutsista perang. Angkatan udara saat ini AS kekurangan 500 pilot tempur dimana jika pada tahun 2022 kekurangan ini bisa bertambah sampai 800 pilot.

Anggaran militer AS yang meningkat sejak serangan 11 September 2001, yang dapat dibilang anggaran militer terbesar didunia. Namun jumlah personil pasukan pada tahun anggaran 2017 berkurang menjadi 460.000 tentara aktif dari yang saat ini ada 475.000 personil tentara.

Panglima NATO dan Komando Eropa “Marsekal Philip Breedlove”, yang sebelumnya sudah menyuarakan atas keprihatinan terhadap kesiapan perang menghadapi Negara-negara seperti Rusia, China, Korea Utara, dan Iran. “Rusia berpotensi sebagai ancaman jangka panjang bagi AS”.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top