News

Miryam S Haryani Cabut BAP, KPK Periksa Anggota DPR

Miryam S Haryani Cabut BAP, KPK Periksa Anggota DPR

Kasus terkait Korupsi e-KTP yang melibatkan Miryam S Haryani, kini Komisi Pemberantasan Korupsi ‘KPK’ telah menjadwalkan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Markus Nari dan tiga saksi lainnya.

Sebelumnya Miryam S Haryani mencabut Berita Acara Pemeriksaan (BAP) ketika bersaksi dalam sidang e-KTP bagi terdakwa Irman dan Sugiharto. Akan tetapi Markus Nari dan saksi lainnya tidak hadir dalam pemeriksaan KPK pada 9 Mei 2017.

“Ada 2 saksi yang tidak hadir untuk kasus indikasi pemberian keterangan tidak benar dengan tersangka Miryam S Haryani, Markus Nari dan Mini,” kata jubir KPK Febri Diansyah (9/5).

Pemeriksaan Markus Nari dibutuhkan untuk mengetahui penyebab Miryam mencabut BAP di persidangan. “Kami butuh untuk melihat faktor penyebab atau latar belakang pencabutan BAP saat Miryam menjadi saksi.

Markus Nari salah satu anggota DPR yang disebut dalam dakwaan Irman dan Sugiharto. Disebutkan, guna memperlancar pembahasan APBN-P tahun 2012 tersebut, sekitar pertengahan Maret 2012 Irman dimintai uang sejumlah Rp 5 miliar oleh Markus Nari selaku Anggota Komisi II DPR. Untuk memenuhi permintaan itu, Irman memerintahkan Sugiharto untuk meminta uang kepada Direktur Utama PT Quadra Solution Anang S Sudiharjo yang merupakan anggota Konsorsium PNRI.

Markus Nari, yang meminta jadwal ulang pada 16 Mei 2017. Markus berhalangan hadir karena ada kegiatan lain.

Sebelumnya, Miryam S Haryani ditetapkan sebagai tersangka pemberian keterangan tidak benar setelah mencabut seluruh BAP ketika bersaksi dalam sidang e-KTP bagi terdakwa Irman dan Sugiharto. BAP tersebut tercantum nama-nama penerima aliran dana korupsi e-KTP beserta nominalnya. Miryam mengaku memberikan keterangan itu karena ditekan oleh penyidik KPK.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top