News

Munarman Protes Rekeningnya Diblokir, PPATK Beri Penjelasan

Munarman Protes Rekeningnya Diblokir, PPATK Beri Penjelasan

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memblokir sementara rekening bank milik Front Pembela Islam (FPI) dan afiliasinya. Eks Sekretaris Umum FPI Munarman menjadi salah satu orang yang rekeningnya diblokir oleh PPATK.

Menanggapi hal itu, Munarman melontarkan protes. Ia menyebut uang di dalam rekeningnya yang diblokir tersebut semestinya digunakan untuk membiayai pengobatan ibunya yang sedang sakit.

“Rekening atas nama saya saja yang digunakan untuk menampung biaya pengobatan ibu saya yang sedang terbaring sakit, patungan saudara-saudara saya diblokir juga,” kata Munarman.

Munarman menyebut rekeningnya yang diblokir atas nama pribadi. Ia menyebut tindakan tersebut tidak berperikemanusiaan.

“Padahal itu rekening atas nama saya, hanya untuk biaya berobat ibu saya yang pensiunan dosen. Sudah nggak bisa jalan lagi, hanya terbaring di tempat tidur. Diblokir juga oleh rezim zalim. Bengis dan tak berperikemanusiaan,” lanjutnya.

Eks Sekretaris Umum itu mengabarkan ibunya sudah dua tahun terbaring sakit. Ia sekali lagi menegaskan rekeningnya yang diblokir oleh PPATK tersebut digunakan untuk keperluan berobat ibunya.

“Sudah hampir dua tahun hanya terbaring dan rekening itu untuk biaya pengobatan ibu saya. Untuk beli obat dan keperluan ibu saya,” terangnya.

PPATK Bersuara

Kepala PPATK Dian Ediana Rae merespons protes Munarman terkait pengobatan ibunya yang sakit. Dian mengaku tidak tahu dan tidak bisa mendeteksi kalau uang di dalam rekening Munarman yang diblokir itu digunakan untuk biaya pengobatan ibunya.

“Wah susah dong kalau kita harus tahu uang itu mau dipakai apa. Itu kan tidak tertulis di rekening. Rencana dan niat orang kan beda-beda. Kita normatif saja,” jelas Dian.

Dian menegaskan pemblokiran rekening Munarman hanya bersifat sementara. Jika tidak ditemukan masalah, lanjutnya, PPATK akan mencabut pemblokiran tersebut.

“Yang jelas pemblokiran ini kan bersifat sementara. Uang tidak akan terganggu. Kalau tidak ada masalah tentu akan dibuka kembali pada waktunya,” sambungnya.

Ketua PPATK itu memastikan uang di dalam rekening FPI dan afiliasinya tetap ada. Sehingga, ia meminta semua pihak yang rekeningnya terblokir sementara tidak khawatir dengan status uangnya di dalam rekening.

“Tidak usah ada kekhawatiran soal status uangnya. Tetap ada di rekening. Ini biasa dilakukan juga oleh PPATK untuk memeriksa rekening yang terkait tindak pidana lain, seperti korupsi, narkotika dan pendanaan terorisme,” terangnya.

Alasan Rekening FPI dan Afiliasinya Diblokir

Bukan tanpa alasan PPATK memblokir rekening milik FPI berikut afiliasinya. Pemblokiran itu merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi analisis dan pemeriksaan laporan dan informasi transaksi keuangan yang berindikasikan tindak pidana pencucian uang atau tindak pidana lainnya.

Hal ini sebagaimana dijelaskan oleh Ketua Kelompok Hubungan Masyarakat PPATK Natsir Kongah.

“Dalam melaksanakan fungsi analisis dan pemeriksaan, PPATK sebagai lembaga intelijen keuangan memiliki kewenangan utama. Salah satunya kewenangan untuk meminta Penyedia Jasa Keuangan menghentikan sementara seluruh atau sebagian transaksi yang diketahui atau dicurigai merupakan hasil tindak pidana,” terangnya.

Tindakan pemblokiran ini juga berguna untuk mencegah terjadinya pemindahan dan penggunaan dana yang dicurigai sebagai hasil tindak pidana. PPATK diketahui juga menghentikan sementara seluruh kegiatan transaksi keuangan FPI beserta afiliasinya.

Setidaknya ada 70 rekening lebih milik FPI dan afiliasinya yang sudah diblokir. Eks Sekretaris Bantuan Hukum DPP FPI Azis Yanuar menyebut tindakan pemblokiran rekening ini hanya didasari oleh alasan yang direkayasa.

“Alasan kan bisa dibuat-buat. Alasan itu subjektif dan jadi lucu sebab hukum ditentukan oleh subjektivitas. Ini rusak lama-lama. Khawatirnya ke depan, penegakan hukum Republik ini hanya didasarkan subjektivitas,” ucap Azis.

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top