News

Jawaban NasDem Soal Anies Dicapreskan Lalu Muncul Banjir

Jawaban NasDem Soal Anies Dicapreskan Lalu Muncul Banjir

Elite NasDem Bestari Barus menjawab pernyataan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang menyoroti banjir di sejumlah titik di DKI Jakarta usah Anies Baswedan dicapreskan oleh partainya. Bestari mengatakan urusan banjir pasti diurusi oleh Pemprov DKI Jakarta.

“Urusan banjir Jakarta itu pastilah diurus oleh Pemprov DKI. Butuh waktu juga kalau Hasto ingin mendengarkan paparan yang komprehensif tentang pola penanganan banjir di DKI Jakarta,” kata Bestari, Senin (10/10/2022).

Bestari lantas meminta Hasto menyoroti banjir di Jawa Tengah, yang mana dipimpin oleh kader PDIP, Ganjar Pranowo. Menurut politikus NasDem itu, Hasto lebih pas menyoroti banjir di Jawa Tengah, daripada menyinggung banjir di Jakarta.

“Namun tak salah juga bila Hasto bisa kontak ke kader utamanya di Jateng mengenai pola penanganan banjir yang terjadi di Cilacap dan longsor sehingga lebih dari 15 ribu jiwa terdampak sebagaimana diberitakan. Sepertinya itu lebih pas untuk dilakukan Hasto ketimbang kulik-kulik Jakarta,” ungkapnya.

Hasto PDIP Sentil NasDem yang Mengusung Anies

Sebelumnya, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyentil partai NasDem yang mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai capres 2024. Hasto menyinggung kemunculan banjir setelah Anies diusung capres oleh parpol tersebut.

“Sering kali politik itu melupakan bagaimana alam juga berbicara. Jadi ini saya di Jogja kan, ketika saya ketemu datang ke Jogja, banyak yang bertanya ‘ini setelah pak Anies dideklarasikan kenapa alam tidak bersahabat lalu banyak muncul banjir’. Itu pertanyaan masyarakat, ya NasDem yang harus menjawab,” tutur Hasto, Senin (10/10/2022).

Hasto lantas menyebut nama Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dicalonkan PDIP saat Pilrpres. Dia menegaskan kalau ada apa-apa dengan Jokowi, PDIP ‘berdiri di depannya’.

“Dulu ketika pak Jokowi menjadi gubernur kami calonkan sebagai Presiden yang pertama kali kan PDIP. Kalau ada apa-apa dengan pak Jokowi, kami yang di depan. Itu hukum demokrasi,” tegasnya.

Kata Anies Soal Banjir

Gubernur DKI Jakarta sekaligus bakal capres yang diusung NasDem, Anies Baswedan sendiri blak-blakan soal banjir di wilayah kepemimpinannya. Anies tidak memungkiri intensitas hujan yang tinggi dapat menimbulkan genangan.

“Seluruh dunia juga merasakan dengan kondisi climate change seperti ini maka intensitas air hujan itu luar biasa. Kemarin misalnya, turun hujan 148 mm, 148 itu sangat lebat. Itu per hari. Ini 2 jam ya, kalau 2 jam dituangin ya pasti menggenang-lah dengan instensitas seperti itu. Ada yang 180 mm, yang biasanya 180 itu kalau di luar airnya itu seperti sakit gitu kalau kena,” tutur Anies, Selasa (11/10/2022).

Anies melanjutkan tugas yang dilakukannya adalah mengendalikan dan/atau menangani pasca-hujan. Pengendalian ini dilakukan, lanjut dia, agar genangan dapat dengan cepat surut.

“Kita tidak bisa mengendalikan curah hujan, tapi kita bisa mengendalikan penanganan sesudahnya. Jadi ketika ada hujan yang melampaui daya tampung sistem drainase, nah sistem kita kerja untuk cepat dan itu Alhamdulillah terkendali. Inilah yang kemudian kita lakukan di Jakarta,” tambahnya.

Bakal capres dari partai NasDem itu pun tidak mempersoalkan masalahan banjir di Jakarta dijadikan olok-olokan di media sosial. Dia menegaskan penanganan banjir adalah prioritas yang dilakukannya.

“Ini kan kalau di media sosial itu bahan ejek-ejekan aja terus, makanya biasa aja. Yang kita harus tangani adalah jangan sampai kita tidak bergerak di sini. Saya tidak ingin ketika hujan ekstrem, lalu sehari, dua hari masih tergenang. Nah itu berarti kita nggak ngerjain PR-nya,” tegasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2022 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top