News

Nasib dr Terawan Setelah Panglima TNI Bertemu Ketum IDI

Nasib dr Terawan Setelah Panglima TNI Bertemu Ketum IDI

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dan Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) belum lama ini bertemu. Pertemuan tersebut membahas beberapa hal, salah satunya terkait nasib dr Terawan Agus Putranto setelah dikeluarkan dari IDI.

Pertemuan tersebut disiarkan secara langsung lewat kanal YouTube Jenderal TNI Andika Perkasa, Minggu (24/4/2022). Pertemuan itu turut dihadihiri pengurus IDI, seperti Ketua Purna PB IDI, Prof. Dr. I O. Marsis, SpOG (K); Ketua terpilih PB IDI, Slamet Budiarto, SH, MH.Kes; hingga Ketua Majelis PB IDI.

Awalnya Ketua Umum PB IDI dr Adib Khumaidi memperkenalkan pengurus baru yang pelantikannya baru akan segera dilakukan.

"Memperkenalkan pengurus yang baru, sementara SK masih sementara karena nanti kita rencana pelantikan mudah-mudahan di bulan puasa minggu ke-2 atau ke-3 kita bisa melakukan pelantikan selanjutnya rapat kerja," kata Adib, Minggu (24/4/2022)

Lihat Juga: Ramai Dr Terawan Dipecat, Ini Jejak Konfliknya dengan IDI

Dr Terawan Tak Diberhentikan Seumur Hidup

Dalam pertemuan dengan Jenderal Andika Perkasa, PB IDI mengatakan dr Terawan tidak diberhentikan seumur hidup.

"Jadi pemberhentian tetap. Pemberhentian tetap itu tidak diartikan seumur hidup. Jadi masih ada upaya ruang kalau kami sampaikan masih ada ruang kalau beliau berkenan untuk menjadi anggota kembali kita akan kuatkan forum secara internal," jelas Adib kepada Jenderal Andika Perkasa, Minggu (24/4/2022).

Lalu, ia juga sempat menyinggung soal izin praktek Terawan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto (RSPAD). Sementara, terkait sanksi terhadap dr Terawan, Jenderal Andika menyebut TNI akan mengikuti aturan yang ada.

Pertemuan tersebut diakhiri dengan foto bersama Jenderal Andika dan PB IDI. Diketahui, hingga kini IDI belum memecat Terawan Agus Putranto secara resmi dari keanggotaan.

Seperti dilaporkan sebelumnya, keputusan Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) IDI mengenai pemberhentian Terawan harus diproses oleh PB IDI selambatnya 28 hari usai hasil Muktamat Banda Aceh 25 Maret 2022 keluar.

Lihat Juga: Konflik IDI vs Terawan hingga Berujung Ledakan Amarah di DPR

Maksudnya, paling lambat keputusan pemecatan Terawan diumumkan PB IDI pada 28 April 2022. Tetapi, Ketua Bidang Hukum Pembelaan dan Pembinaan Anggota (BHP2A) IDI Beni Satria belum dapat memastikan kapan sanksi itu diterapkan.

Beni kembali menegaskan IDI belum dapat memberikan pernyataan lebih lanjut, baik terkait perkiraan waktu maupun tanggal resmi pemberhentian dr Terawan. Walaupun keputusan final memang telah disepakati.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © 2022 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top