News

Novel Bamukmin Siap Jadi Cawapres, Pengamat: Ngomong Sama Cermin

Novel Bamukmin Siap Jadi Cawapres, Pengamat: Ngomong Sama Cermin

Sekjen PA 212 Novel Bamukmin, secara tiba-tiba, menyatakan siap menjadi calon wakil presiden (cawapres) di konstestasi Pilpres 2024 mendatang. Tidak tanggung-tanggung, Novel pengin bergandengan dengan Anies Baswedan selaku calon presiden (capres).

Menanggapi hal itu, pengamat politik sekaligus pendiri lembaga survei KedaiKOPI Hendri Satrio menyebut Novel tengah berhalusinasi. Mulanya, Hendri menyororti elektabilitas Anies yang tinggi sehingga wajar jika didekati banyak tokoh.

“Iya, Anies Baswedan kan elektabilitasnya termasuk tinggi ya. Di survei KedaiKOPI saja peringkat dua tuh, di bawah Prabowo. Jadi ya wajar kalau banyak tokoh berusaha mendekati Anies Baswedan,” kata Hendri, Jumat (20/8/2021).

Hendri menilai Novel boleh-boleh saja ‘berjuang’ mendekati Anies namun harus bersaing dengan petinggi-petinggi lainnya. Hendri menegaskan para petinggi yang dimaksud tidak lain adalah para ketua umum partai politik.

“Tokoh-tokoh masyarakat, seperti Novel sih boleh-boleh saja, sah-sah saja (mendekati Anies). Tapi, tentunya, harus bersaing dengan para tokoh yang memegang tiket. Siapa itu? Ya para ketua parpol. Jadi para ketua parpol ini aja jan sedang membuka komunikasi nih dengan Anies Baswedan. Jadi ya silakan saja (kalau) Novel berjuang,” terang dia.

Pengamat politik itu kemudian menyoroti pernyataan Novel yang menyebut dirinya dan Anies memiliki kesamaan wadah. Menurut dia, kontestasi Pilpres justru sebaiknya dari wadah yang berbeda guna meraup banyak suara.

“Tapi kalau hanya alasannya di wadah yang sama, ini pertarungan politik, justru memerlukan wadah yang berbeda untuk mendapatkan suara yang lebih besar dan banyak,” ungkapnya.

Hendri: Novel Bamukmin Ngomong Sama Cermin

Lebih lanjut, Hendri menilai Novel Bamukmin ‘ngomong sama cermin’ terkait pernyataannya yang menyebutkan dirinya siap menjadi cawapres bergandengan Anies Baswedan di 2024. Hendri mengatakan tokoh PA 212 itu lagi berhalusinasi.

“Ya mimpi indah saja. Halusinasi boleh, lagi ngaca, ngomong sama cermin. Jadi sebetulnya lagi ngomong sendiri aja. Jadi nggak sengaja mungkin kedengaran orang lain. Nggak apa, kan namanya cita-cita,” ucap pengamat politik itu.

Hendri kembali menegaskan Novel butuh kerja keras jika ingin mewujudkan keinginannya menjadi cawapres 2024. Dia juga mengingatkan ‘perjalanan’ menuju Pilpres 2024 masih jauh.

“Mimpi boleh, bagus, tapi perjalanan masih jauh. Jadi mesti lebih bekerja keras lagi,” imbuhnya.

Melihat Elektabilitas Anies dan Novel

Berapa sih elektabilitas Novel Bamukmin saat ini? Kok dia pengin banget menjadi pendamping Anies Baswedan di Pilpres 2024 mendatang?

Sejauh ini, belum ada lembaga survei yang merilis hasil survei terkait Pilpres 2024 dengan mencantumkan nama Novel. Tiga lembaga survei yang merilis elektabilitas tokoh terkait Pilpres 2024 terbaru, di antaranya: Survei New Indonesia, Indostrategic dan IPO, juga tidak menyematkan nama Novel.

Kendati begitu, ketiga lembaga survei itu memasukkan nama Anies Baswedan dengan perolehan elektabilitas yang cukup tinggi. Gubernur DKI Jakarta itu versi Survei New Indonesia memperoleh elektabilitas 6 persen di posisi keempat. Kemudian, versi Indostrategic memperoleh elektabilitas 17 persen dan menduduki posisi kedua. Terakhir, versi IPO, Anies berada di urutan pertama dengan elektabilitas 18,7 persen.

Sebelumnya, Novel menyatakan kesiapannya menjadi cawapres di Pilpres 2024. Dia menyebut dirinya sementara ini cocok menjadi pendamping Anies selaku capres.

“Benar, sementara ini masih cocok Anies – Novel. Namun, hasil akhir baik saya maupun Anies diputuskan di ijtimak ulama nanti tahun 2023. Semua saya serahkan juga kepada Imam Besar habib Rizieq Shihab untuk doa dan dukungannya,” kata Novel, Kamis (19/8/2021).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top