News

Oknum TNI Terjerat Penjualan dan Kepemilikan Uang Palsu Membuat Geram Ryamizard

Portal Berita

Ryamizard Ryacudu selaku Meteri Pertahanan RI menegaskan pernyataannya terkait kasus uang palsu yang menjerat salah satu perwira TNI yang juga bertugas di Kantor Kementrian Pertahanan RI.

Dirinya tidak akan menghalangi semua proses hukum yang sedang dijalani oknum TNI tersebut kepada aparat penegak hukum.

“Sanksinya ya apa yang sesuai dengan hukum, tidak diberat-beratkan tapi juga jangan diringak-ringankan,” ujar Ryamizard (9/6).

Dirinya juga tidak keberatan jika ada hukuman ‘potong tangan’ bagi oknum TNI tersebut, walaupun oknum tersebut bekerja di bawah Kementrian Pertahanan.

“Kalau hukumannya potong tangan, ya potong saja tangannya, misalnya, kalau enggak ya jangan dipotong dong,” tandasnya.

Terkait kasus tersebut, Ryamizard mengatakan bahwa kasus tersebut sangat mencoreng nama baik Kementrian Pertahanan, maka sanksi terbaik adalah pemecatan.

“Ya jika memang sudah putusan dipecat, langsung aja pecat, jangan lama-lama, pecat aja,” tegasnya.

Kolonel TNI AD Agus Listyowarno yang sebelumnya digelandang Bareskrim Polri, terkait penjualan dan kepemilikan uang palsu senilai Rp. 300 Juta.

Agus Listyowarno digelandang bersama dengan seorang rekannya yang merupakan warga sipil saat berada di parkiran RS UKI Cawang (7/6).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top