News

Operasi Unicorn Bergema Saat Ratu Elizabeth II Wafat, Apa Itu?

Operasi Unicorn dan Operasi London Bridge

Kode operasi Unicorn langsung menggema di dunia maya saat Ratu Elizabeth II wafat di Skotlandia pada Kamis (8/9/2022).

Operasi Unicorn sendiri adalah protokol penanganan kematian sang ratu yang mengembuskan napas terakhirnya di Skotlandia. Menurut rencana operasi itu, peti mati Elizabeth akan disemayamkan di Istana Holyroodhouse dua hari usai kematiannya.

Kemudian, peti Elizabeth akan dibawa lewat jalur darat menuju Katedral St. Gils di Jalan Royal Mile. Di katedral tersebut, keluarga kerajaan akan melangsungkan acara penghormatan sebelum dibuka untuk publik.

Peti mati Ratu Inggris itu lalu dibawa ke Stasiun Kereta Waverley untuk dikirim ke London dengan Kereta Kerajaan.

Lihat Juga: Ratu Elizabeth II Meninggal Dunia, Siapa Pewaris Takhta Kerajaan Inggris Selanjutnya?

Menurut laporan The Independent, setelah Elizabeth melewati perbatasan Skotlandia, Operasi Unicorn pun berakhir dan diganti dengan Operasi London Bridge.

Di London, jasad Elizabeth akan disemayamkan di Istana Buckingham lalu dibawa ke Aula Westminster. Saat jasad telah disemayamkan di Aula Westminster, periode berkabung negara pun berlangsung selama empat hari.

Pemakaman Ratu Elizabeth II akan dilangsungkan sepuluh hari pasca kematiannya. Saat hari pemakaman, peti Elizabeth akan dibawa menuju Westminster Abbey. Ini menjadi kesempatan terakhir bagi masyarakat untuk mengucapkan salam perpisahan.

Jasad Elizabeth lalu dikebumikan di Kastil Windsor, yaitu di sebelah makam sang suami, Pangeran Philip, yang tutup usia pada April 2021 lalu.

Lihat Juga: Wasiat Pangeran Philip: Ingin Meninggal Di Kediamannya

Operasi Unicorn: Lalu Apa Itu Operasi London Bridge Has Fallen?

“London Bridge has down” dan “London Bridge has fallen” langsung jadi perbincangan di jagat maya usai kabar Ratu Elizabeth II meninggal dunia diumumkan oleh Istana Buckingham pada Kamis (8/9/2022) petang.

Operasi London Bridge adalah rangkaian prosesi kematian Ratu Elizabeth II. Ini meliputi pengumumannya, masa berkabung dan detail pemakaman. Prosedur ini bukan hanya menyasar Istana Buckingham, tapi juga pemerintah, media berita dan pemerintah lokal.

Saat ratu wafat, kalimat “London Bridge is down” bakal disampaikan oleh pihak Istana Buckingham secara rahasia kepada Perdana Menteri dan staf penting supaya rencana ini dilaksanakan. Baru kemudian, kematian Ratu Elizabeth II secara resmi diumumkan.

Di tengah masa berkabung dan rasa duka masyarakat, hal ini akan jadi agenda utama Inggris setelah Operasi Unicorn usai, bahkan beberapa bulan mendatang hingga Inggris melantik pewaris takhta kerajaan yaitu anak pertama mendiang Ratu Elizabeth II, Pangeran Charles.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © 2022 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top