News

Panas!! Demokrat Campur Tangan Mengenai PonPes Rizieq Shihab, Ini Respon Mahfud MD

Demokrat Campur Tangan Mengenai PonPes Rizieq Shihab, Ini Respon Mahfud MD

Pondok Pesantren Alam serta Agrokultural Markaz Syariah di Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat kepunyaan Imam Besar Front Pembela Islam( FPI) Habib Rizieq Shihab( HRS) yang digugat oleh PTPN VIII menemukan atensi dari beberapa golongan.

Salah satunya mantan pimpinan DPR RI Marzuki Alie. Politikus Partai Demokrat ini mengirimkan pesan lewat WhatsApp kepada Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum serta Keamanan( Menko Polhukam) Mahfud MD.

Dalam pesannya tersebut, Marzuki Alie meminta kepada Mahfud MD buat berpihak pada keadilan serta memohon supaya peninggalan kepunyaan HRS yang sangat berguna untuk umat tersebut tidak ikut dihabisi.

Menjawab pesan tersebut, Mahfud MD mengucapkan terima kasih serta mengaku tidak mamahami urusan tanah tersebut. Walaupun begitu, Mahfud MD berkomitmen menolong memproporsionalkan permasalah tersebut.

” Aku sendiri tidak begitu mengerti urusan tanah itu sebab tidak sempat menjajaki permasalahannya. Ini baru ketahui pula sehabis disomasi. Nanti aku bantu buat memproporsionalkannya,” katanya.

Menemukan asumsi tersebut, Marzuki Alie menarangkan apabila langkah PTPN diakomodir serta dibenarkan penegak hukum hingga hendak banyak rakyat yang dapat dipidana sebab memakai lahan HGU.

” Terima kasih profesor, tanah HGU yang terlantar dapat digarap oleh orang lain. HGU- nya dapat dibatalkan. Jika PTPN ini diakomodir serta dibenarkan penegak hukum hingga banyak HGU yang dipunyai konglomerat serta ditelantarkan oleh owner hak sebab dijadikan landbank tidak bisa dimanfaatkan rakyat. Rakyat hendak dipidana serta ini hendak jadi permasalahan besar sebab banyak rakyat yang tidak memiliki lahan menggarap tanah HGU yang ditelantarkan,” ucapnya.

Baca Juga : FPI Serobot Tanah PT PN BUMN?, Rizieq Shihab Buka Suara

Berikut ini isi suratnya:

Assalamualaikum wrwb,

Profesor Mahfud MD, Menkopolhukam.

Bismillah, ini suara hati, di informasikan kepada penguasa negara ini, melalui saudaraku Profesor Mahfud

Tanah HGU Mega Mendung yg dimanfaatkan oleh Habib Rizieq Shihab( HRS) buat pesantren, merupakan tanah negeri HGU yang telah puluhan tahun digarap rakyat. Setelah itu dibebaskan oleh HRS dengan mempergunakan dana ummat tercantum dana HRS sekeluarga. Tanah tsb dibebaskan serta diwakafkan buat kepentingan pembelajaran.

Dikala ini tanah itu digugat kembali oleh PTPN, terlepas apakah itu ilham direksi ataupun terdapat pesan spesial dari kekuasaan, tp tanah itu berguna buat umat.

HRS terdapat kesalahan, bahasa sangat agresif dalam berdakwah, apakah itu dibenarkan ataupun salah, aku bukan ahlinya buat mendebatkan.

Aku meminta, demi kepentingan ummat, HRS boleh dihukum jika dinyatakan bersalah oleh majelis hukum, tp assets yang berguna buat ummat hendaknya jangan ikut dihabisi. Terus cerah hati ini sangat tidak terima, pdahal banyak koruptor, assetsnya tidak dihabisi, malah hidup lezat di penjara, keluar kembali hidup elegan. Belum lagi jutaan ha yang dipahami konglomerat, tentu banyak pelanggaran hukum di dalamnya.

SBY sendiri aku kritik, krn membiarkan konglomerat2 itu memahami lahan yang rarusan ribu ha, dengan alibi mereka memperoleh cocok ketentuan, tp ketentuan tanpa memandang keadilan, hingga ketentuan itu dzolim.

Mohon profesor, dengan amanah kekuasaan dikala ini, berpihaklah sedikit demi keadilan, yang dialami terus menjadi susah di negara ini. Seluruh dapat berargumentasi kalau hukum ditegakkan, tp hati nurani kita tentu berdialog tentang benar serta salah.

Mohon maaf, klo tidak berkenan, wa ini dihapus saja, tp apabila tersentuh utk berbuat, aku berdoa mudah- mudahan Allah hendak membantu siapapun yang berbuat dengan hasrat baik serta ikhlas.

Wass MA

To Top