News

Parah Banget! Viral Kurir Bawa Kabur 5 Laptop Sekaligus

Kurir Bawa Kabur 5 Laptop

Utas soal kurir bawa kabur 5 laptop paket pelanggan Tokopedia viral di media sosial, Twitter. Dalam twit tersebut, pengunggah mengaku menggunakan jasa kurir ojek online di Indonesia. 

“Kejadian di gua juga kurir bawa kabur 5 laptop,” tulisnya.

Hingga hari ini, utas kurir bawa kabur 5 laptop paket tersebut telah dikomentari oleh lebih dari 300 akun, dibagikan kepada 2.912 warganet, dan disukai oleh lebih dari 8.000 pengguna Twitter.

Kronologi Kejadian Kurir Bawa Kabur 5 Laptop

Berdasarkan keterangan pengunggah, yang bersangkutan bisa kehilangan 5 laptop lantaran melakukan pemesanan lebih dari sekali. 

Kejadian pertama terjadi pada 1 Agustus 2022. Saat itu pengunggah memesan 2 laptop dari Tokopedia. Kedua laptop itu dibeli dari toko yang sama. Namun karena alasan tertentu, pengiriman dipisah. 

“Waktu kurir ojek online yang pertama awalnya normal karena dia sempet dateng ke lokasi pengiriman tapi tiba-tiba diselesaikan sama kurirnya dengan penerima yang ga jelas bin ngasal,” jelasnya.

Pengunggah kemudian langsung ke Tokopedia untuk menjelaskan kronologi yang terjadi. Kejadian itu kembali terulang pada pengiriman untuk laptop keduanya. Pengunggah mengaku sempat mendapatkan identitas pelaku kurir tersebut oleh pihak toko tempatnya membeli laptop. Namun setelah dicek, salah satu KTP milik kurir tersebut tidak valid. 

“Setelah gua cek informasi salah satu kurirnya yaitu KTP kaya gak valid beneran orang tersebut, karena gua cek di sosmed nggak mirip sama foto pelaku,” terang dia.

Kurir Bawa Kabur 5 Laptop
Modus tipu-tipu ojol

Proses Klaim Asuransi

Selanjutnya, pengunggah melakukan proses klaim asuransi sebagaimana yang diinformasikan oleh pihak Tokopedia.

“Estimasi waktunya maksimal 14 hari kerja, tapi sampai saat ini belum ada dana yang kembali. Informasi dari CS Tokopedia Care hanya diminta menunggu sambil dimaksimalkan prosesnya, tapi ga tau prosesnya sampai mana,” terangnya. 

Nahasnya, kejadian kurir bawa kabur laptop itu kembali menimpa pengunggah pada 6 Oktober 2022. Saat itu, 3 unit laptop dibawa kabur oleh kurir.

Pengunggah cukup beruntung karena dirinya menggunakan asuransi untuk paket yang dibelinya. Namun, di saat yang bersamaan, pengunggah juga menyayangkan proses klaim dari Tokopedia yang terkesan berbelit-belit. 

Terbaru, pada 10 Oktober 2022 lalu, pengunggah mengaku telah mendapat pengembalian limit ke kartu kredit miliknya untuk 3 transaksi tersebut.

“Namun di CC belum kembali (pihak Bank) dan diminta cek berkala maksimal hingga 28 Oktober,” terangnya.

Meskipun tetap saja dia sudah mengalami kejadian kurir bawa kabur 5 laptop dalam jangka waktu 1 tahun saja. 

Tanggapan Tokopedia dan Gojek Soal Kurir Bawa Kabur Paket

Sementara itu, Head of External Communications Tokopedia Ekhel Chandra Wijaya mengatakan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan mitra logistik untuk melakukan investigasi terkait kurir bawa kabur 5 laptop. 

“Kami pun terus berkomunikasi secara transparan dengan pengguna perihal proses maupun hasil investigasi,” ujarnya. 

Di sisi lain, Ekhel menuturkan bahwa dirinya akan membantu proses klaim asuransi pengguna berdasarkan syarat dan ketentuan yang berlaku dan memastikan pengguna mendapatkan haknya. Namun, tidak dijelaskan berapa lama waktu proses klaim asuransi tersebut.

Hingga saat ini, Tokopedia menyediakan berbagai produk asuransi dengan premi yang sangat terjangkau dan bisa dimanfaatkan masyarakat untuk memberikan perlindungan lebih terhadap produk yang dibeli. 

Tak hanya itu, Ekhel juga menjamin keamanan berbelanja di Tokopedia dengan memberikan inisiatif berupa sistem rekening bersama dalam bertransaksi. 

“Sistem ini (rekening bersama) membuat dana hanya akan diteruskan ke penjual saat pembeli menerima barang sesuai pesanan,” jela Ekhel. 

Ekhel menyadari, sebagai bisnis reputasi dan kepercayaan, Tokopedia selalu berupaya memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna dalam bertransaksi melalui platform mereka. 

Adapun bagi pengguna yang mengalami kendala saat saat bertransaksi, mereka dapat menghubungi Tokopedia melalui Pusat Resolusi yang tersedia 24 jam setiap hari.

Sementara itu, VP Corporate Affairs Gojek, Teuku Parvinanda mengatakan, pihaknya sama sekali tidak mentolerir segala tindak pelanggaran yang terjadi dalam ekosistem Gojek. Apalagi dengan adanya kasus kurir bawa kabur 5 laptop. Oleh karena itu, Gojek telah melakukan tindak tegas berupa pemutusan kerja terhadap sang pelaku.

“Gojek juga memiliki fitur verifikasi muka untuk mencegah adanya tindakan penyalahgunaan akun mitra driver. Fitur ini senantiasa kami perkuat dan penggunaannya kami intensifkan agar dapat mendeteksi secara akurat berbagai upaya penyalahgunaan akun,” kata Teuku, dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Selasa (11/10/2022).

Teuku mengaku, pihaknya juga terus melakukan edukasi kepada mitra driver mengenai Tata Tertib Gojek (Tartibjek), yang salah satu poinnya membahas larangan dan sanksi terhadap ancaman keamanan termasuk penggunaan akun yang didaftarkan atas nama orang lain, memperjual-belikan akun maupun bentuk penyalahgunaan akun lainnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2022 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top