News

Pejabat Senior Dieksekusi Mati Karena Tertidur Saat Sidang Rapat

Pejabat Senior Dieksekusi Mati Karena Tertidur Saat Sidang Rapat

Terkait eksekusi mati dua pejabat senior Korea Utara, Media Korea Selatan mengatakan bahwa pembunuhan ‘Eksekusi Mati’ terhadap dua pejabat senior tersebut merupakan ‘teror baru pemerintah’ dimana sebelumnya terjadi pembelotan seorang diplomat Korea Utara.

Eksekusi mati terhadap dua pejabat senior Korut teridentifikasikan sebagai Ri Yong-Jin, merupakan pejabat kementrian pendidikan. Dikabarkan Yong-Jin dihukum mati dikarenakan tertidur saat sebuah pertemuan yang dihadiri Jong-un.

“Dirinya membuat Kim Jong-un murka setelah melihatnya tertidur pada saat pertemuan yang dipimpin penguasa korut tersebut,” Kata JoongAng Ilbo seperti yang dilansir Telegraph (30/8).

“Penangkapan Ri Yong-jin dilakukan saat itu juga dan diinterogasi secara insentif oleh kementrian keamanan negara. Dirinya dieksekusi setelah ditemukan tuduhan lain selama penyelidikan, Korupsi, dan lainnya.” tambahnya.

Pejabat kedua yang dieksekusi mati teridentifikasikan sebagai Hwang Min, selaku mantan menteri pertanian Korut. Alasan dieksekusinya merupakan tentang usulan kebijakannya yang dinilai sebagai pembangkang terhadap kepemimpinan Kim Jong-un.

Kendati demikian usulan tersebut tidak dijelaskan. Proses eksekusi dilakukan menggunakan senjata anti pesawat di Pyongyang.

Eksekusi tersebut erat kaitannya dengan pembelotan Thae Yong-ho, Wakil Duta Besar Korut di London. Tindakan tersebut dapat menimbulkan kerugian yang serius karena dapat menghidupkan kembali perbincangan tentang ketidakstabilan dan perpecahan antara elite Korea Utara.

Sebelumnya, setidaknya ada tujuh diplomat Korea Utara yang melarikan diri dari misi mereka sepanjang tahun 2016, dimana termasuk diantaranya sekretaris ketiga di kedubes Korut di Moskow, Rusia.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top