News

Penurunan Syarat Calon Taruna TNI Diprediksi Tingkatkan Pendaftar Tahun 2023

Calon Taruna TNI

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa melakukan perubahan atau revisi atas aturan Panglima TNI Nomor 31 Tahun 2020. Peraturan ini berhubungan dengan penerimaan calon taruna TNI untuk memberikan akomodasi kondisi umum remaja Indonesia .

Perubahan ini disampaikan oleh Jenderal Andika saat menghadiri sidang Pemilihan Terpusat/Integratif Penerimaan Taruna/Taruni Akademi Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun Anggaran 2022 di Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu. Andika menjelaskan alasannya merevisi aturan tinggi badan penerimaan calon taruna TNI.

“Jadi saya sudah membuat revisi sedemikian rupa sehingga lebih mengakomodasi kondisi umum remaja Indonesia. Itu yang paling penting. Termasuk usia,” kata Jenderal Andika dalam video yang tayang di channel YouTube Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

Pada suatu kesempatan, Asisten Personel (Aspers) Panglima TNI Marsekal Muda TNI Kusworo mengatakan bahwa proses penerimaan calon taruna TNI Akademi Militer TNI atau Akmil dilakukan sejak awal 2022. Saat itu, jumlah pendaftar sebanyak 22.553 orang. Angka ini terbilang cukup besar dan merupakan suatu terobosan baru dalam menerima anggota TNI.

Memang tidak bisa dipungkiri bahwa syarat masuk menjadi hal yang penting untuk diperhatikan bagi para calon taruna TNI agar dapat lolos dari seleksi. Namun, terdapat beberapa perubahan aturan yang diterapkan sehingga seseorang harus teliti untuk memperhatikannya.

Pendapat Soal Penurunan Syarat Calon Taruna TNI

Pengamat militer dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi, menyebut usulan Panglima TNI Andika Perkasa mengenai penurunan batas minimal tinggi badan aturan penerimaan taruna Akademi Militer, bukanlah masalah. Menurut dia, kebijakan ini realistis, fair dan positif.

“Akan ada lebih banyak orang bisa mendaftar. Dengan begitu, jika seleksi dilakukan sangat ketat sekalipun, tidak ada kekhawatiran kuota sulit dipenuhi. Dan tidak perlu ada pemberian dispensasi bagi yang kurang memenuhi syarat hanya untuk penuhi kuota,” kata Fahmi kepada Tempo, Jumat, 30 September 2022.

Menurut dia, kebijakan calon taruna TNI ini juga sudah diberlakukan pada penerimaan tahun 2022. Artinya, menurut dia, bukan sesuatu yang mendadak dan baru muncul setelah gaduh kemarin. Selain itu, ia memprediksi pada tahun 2023, animo pendaftar berpotensi meningkat jauh karena syarat umur dan tinggi badan yang lebih longgar.

“Jadi menurut saya gak ada masalah yang perlu diperdebatkan. Dengan perubahan kebijakan ini, akan lebih banyak anak muda yang berpeluang jadi prajurit (termasuk taruna). Sepanjang memang layak, sehat jasmani dan rohani,” kata Fahmi.

Mengenai kekhawatiran tinggi badan yang kurang bakal jadi persoalan untuk prajurit yang menempati posisi penerbang, menurut Fahmi calon taruna TNI memang harus ada pengecualian untuk posisi tersebut.

“Tapi (pengecualian) itu hanya untuk personel tertentu seperti kepolisian, polisi militer atau penerbang karena terkait panjang kaki. Itu pun dilakukan dalam seleksi lanjutan untuk kecabangan,” kata Fahmi.

Calon Taruna TNI

Syarat Calon Taruna TNI

Berikut terdapat uraian perbedaan dan persamaan syarat Calon Taruna TNI yang dahulu dan sekarang.

Perbedaan 

1. Tinggi badan

Pada Peraturan Panglima TNI Tahun 2020 sebelum direvisi, tinggi badan untuk calon taruna putra adalah 163 sentimeter dan 157 sentimeter untuk calon taruna putri.

Lalu, setelah Peraturan Panglima TNI mengenai penerimaan calon taruna direvisi,  tinggi badan untuk laki-laki turun menjadi 160 sentimeter dan 155 sentimeter bagi calon taruna perempuan.

2. Usia

Pada peraturan lama, setiap calon anggota TNI minimal harus berusia 18 tahun. Namun, berdasarkan peraturan baru, anggota TNI yang berusia 17 tahun 8 bulan diperbolehkan untuk mendaftar.

Persamaan

1. Administrasi

Syarat anggota TNI mengenai administrasi tidak mengalami revisi atau perubahan. Calon anggota TNI harus menyiapkan akte kelahiran, KTP peserta, KTP orang tua/wali, kartu keluarga, ijazah dan SKHUN (SD, SLTP, SLTA), Rapor (SLTA Sederajat, SMA/MA sederajat), daftar riwayat hidup, SKCK, surat lamaran menjadi prajurit (tulis tangan tinta biru dan bermaterai), surat keterangan peserta UN, dan pas foto hitam putih dan berwarna ukuran 4×6, 3×4, dan 2×3.

2. Berat badan

Syarat anggota TNI dalam menghitung berat badan ideal menggunakan rumus Brosca milik Pierre Paul Broca, yaitu:

Pria : 

Berat badan ideal= [tinggi badan–100] – [(tinggi badan– 100) x 10 persen]

Wanita : 

Berat badan ideal= [tinggi badan –100] – [(tinggi badan – 100) x 15 persen]

3. Kesehatan gigi dan mata

Tes kesehatan gigi ini sangat sederhana dan dapat dipersiapkan dari jauh m hari sebelumnya. Seseorang perlu memperhatikan hal-hal yang dinilai berikut ini dalam tes kesehatan gigi, yaitu

  • Susunan gigi rapi,
  • Gigi depan tidak terlalu maju,
  • Gigi sehat dan tidak berlubang,
  • Tidak menggunakan gigi palsu, dan
  • Bau mulut akan menurunkan penilaian.
  • Sementara itu, untuk kesehatan mata, hanya perlu menjaga agar matanya tidak minus.

4. Lari

Melansir dari ad.rekrutmen.tni.mil.id, syarat anggota TNI lainnya yang memiliki persamaan dengan aturan dahulu, yaitu tes lari selama 12 menit. Biasanya, tes lari ini dilakukan di stadion dengan ukuran standar lari laki-laki 7-8 putaran lapangan sepak bola (400 meter), sedangkan perempuan 5 kali putaran lapangan sepak bola.

Selain itu, calon anggota TNI harus melakukan shuttle run. Setiap peserta harus mengupayakan waktu yang diperlukan tidak lebih dari 20 detik.

5. Berenang

Calon anggota TNI harus mengikuti tes renang dengan jarak 50 meter di kolam renang yang sudah disediakan. Tes ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dalam berenang, kekompakan, dan profesionalisme prajurit TNI.

6. Sit up dan push up

Sit up dan push up dilakukan oleh para calon anggota TNI  minimal 35 kali untuk pria dan 30 kali untuk wanita selama tidak lebih dari 1 menit.

7. Pull up dan chinning

Syarat anggota TNI yang masih sama terakhir ini adalah pull up untuk laki-laki dan chinning untuk perempuan. Pull up dilakukan dalam satu menit dan standarnya sebanyak 10 kali, sedangkan perempuan melakukan chinning sebanyak 40 kali secara sempurna.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2022 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top