News

Penutupan Perbatasan Malaysia Dengan Filipina untuk Cegah Abu Sayyaf

Negara bagian Malaysia Cotabato City menutup wilayah perbatasannya dengan Provinsi Tawi-tawi menyusul Aksi penculikan oleh kelompok Militan Abu Sayyaf terhadap warga malaysia.

Pemerintah Filipina yang sebelumnya melakukan aksi dalam pembebasan sandera yang dilakukan Abu Sayyaf-pun gagal, empat warga malaysia yang diculiknya belum diketahui bagaimana kondisinya sekarang.

Lokasi yang berjarak hanya beberapa kilometer dari sabah, Abu Sayyaf juga menculik 10 ABK WNI pada 26 Maret lalu didaerah Tawi-tawi.

Dua Jenderal Filipina yang baru-baru ini dipecat karna dianggap telah gagal dalam menghentikan penculikan yang dilakukan Abu Sayyaf di Sabah. dilansir dari Mindanao Examiner (16/4), “Sebelum Abu Sayyaf memenggal kepala seorang warga Malaysia di selatan Filipina dan membunuh seorang polisi laut dalam operasi penyerbuan disebuah resort di sabah.”

Terkait dengan penutupan perbatasan oleh aparat Malaysia di Sabah sampai saat ini belum mendapat komentar dari kepolisian Filipina. dan Kementrian Luar Negeri Filipina tidak juga menyampaikan siaran mengenai penutupan yang dilakukan tersebut.

Laisa Alamia, Sekretaris Eksekutif ARM, telah menegaskan bahwa Malaysia telah menutup perbatasan Tawi-tawi sebagai bentuk protes terhadap penculikan yang dilakukan oleh kelompok Militan Abu Sayyaf. Dilain sisi, penutupan perbatasan itu juga berdampak terhadap aktivitas ekonomi diwilayah tersebut.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top