News

Penyerangan Polsek Ciracas Oleh Ratusan Orang, Begini Kronologinya!

Penyerangan Polsek Ciracas Oleh Ratusan Orang, Begini Kronologinya!

Aksi penyerangan Polsek Ciracas yang terjadi Sabtu (29/8/2020) merupakan yang kedua kalinya terjadi.

Namun aksi yang berlangsung kali ini terbilang lebih cepat karena massa tak dikenal langsung merangsek masuk untuk menghancurkan kantor dan membakar mobil polisi. 

Edi (51), warga sekitar mengatakan, aksi penyerangan itu terjadi sekitar pukul 02.00 dan berlangsung cepat. Kala itu, ratusan massa yang datang dengan menggunakan sepeda motor langsung masuk menerobos dua gerbang yang ada. “Cuma teriak-teriak nggak jelas, trus tiba-tiba ada yang teriak bakar, makanya langsung hancur itu semua,” katanya, Sabtu (29/8/2020).

Dikatakan Edi, massa yang masuk kedalam itu dengan seketika menghancurkan semua kaca di kantor Polsek Ciracas. Bahkan, kaca-kaca mobil yang diparkir di halaman juga ikut menjadi korban. “Nggak ada yang berani mendekat, polisi yang ada di Polsek saja pada kabur,” ujarnya.

Tak sampai lima menit, sambung Edi, mobil yang sudah di rusak akhirnya dibakar kelompok massa ini. Mulai dari bus, mobil patroli, hingga mobil milik Wakapolsek Ciracas yang diparkir, dibakar.  “Semua dibakar, cuma kalau kantornya nggak sampai dibakar, hanya di rusak saja,” tuturnya.

Usai merusak dan membakar Polsek, lanjut Edi, rombongan itu pun mulai pergi menggunakan sepeda motornya. Sekitar puluhan motor itupun melaju ke arah Hek dan membiarkan Polsek terbakar. “Katanya ke arah TMII dan merusak pos polisi di Tamini juga,” ungkapnya.

Polda Metro Koordinasi dengan Kodam Jaya

Penyerangan Polsek Ciracas Oleh Ratusan Orang, Begini Kronologinya!

Ungkap kasus pengerusakan dan pembakaran Polsek Ciracas, Polda Metro Jaya berkordinasi dengan Kodam Jaya. Dimana nantinya TNI juga akan terlibat dalam penanganan kasus ini.

Dandim 0505/JT, Kolonel Kav Rahyanto Edy mengatakan, pihak Kodam akan terus berkordinasi dengan Polda Metro Jaya untuk mengungkap kasus pembakaran dan pengerusakan yang terjadi, Sabtu (29/8) dini hari tadi.

“Dari kami pertama bekerjasama dengan kepolisian, untuk menjaga di kawasan Ciracas dan wilayah lainnya,” ujarnya, di Kodam Jaya, Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (29/8).

Untuk sementara, kata Edy, dari hasil pemeriksaan pihaknya, belum ada informasi keterlibatan oknum anggota TNI dalam kasus pengerusakan Polsek Ciracas tersebut. “Sementara belum ada laporan,” singkatnya.

Pihaknya, kata Edy, juga akan mengutus tim intelijen untuk menggali informasi mengenai kasus pengerusakan tersebut. Terlebih ada informasi dua anggota polisi yang juga terluka atas peristiwa tersebut. “Kalau dari kami TNI, tidak ada. Kita juga tadi pagi dicek ke satuan-satuan, ada yang jadi korban gak? Gak ada ternyata,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, kantor Polsek Ciracas, Sabtu (29/8) kembali di serang massa yang melakukan pengerusakan. Bahkan, massa yang datang juga membakar mobil dan bagian depan Polsek tersebut. Aksi itu merupakan yang kedua kalinya terjadi setelah sebelumnya, Selasa (11/12) juga dibakar.

To Top