News

Peraturan Baru, Masuk Mall Kini Wajib Tunjukkan Sertifikat Vaksin/Tes PCR

Masuk Mall Kini Wajib Tunjukkan Sertifikat Vaksin Tes PCR

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi megklarifikasi pernyataannya terkait hasil tes negatif PCR-Antigen sebagai syarat lain masuk mall selain sertifikat vaksin. Ia menyatakan syarat itu berlaku bagi masyarakat yang tak dapat melakukan vaksin karena alasan medis.

Jadi, untuk masyarakat yang tak dapat melakukan vaksinasi tetap bisa ke dalam mall. Syaratnya yaitu dengan menunjukkan hasil negatif PCR atau Swab Antigen yang berlaku 2×24 jam.

“Saya tekankan, pertama ini berlaku untuk teman-teman yang tak divaksin karena alasan medis,” tulis Lutfi dalam unggahannya di Instagram @mendaglutfi, Rabu (11/8/2021).

Lutfi menuturkan aturan tersebut dibuat khusus di mall karena merupakan ruangan tertutup dan berpendingin udara. Karena itulah, syarat tersebut diterapkan untuk menjamin hanya pengunjung yang sehat saja yang dapat masuk mall.

“Kedua, kenapa peraturan tersebut dibuat khusus untuk pusat perbelanjaan dan mall? Sebab sirkulasi udara di mall dan pusat perbelanjaan dilengkapi pendingin udara. Prioritas utamanya yaitu menekan laju penularan #COVID-19 yang rentan di dalam ruangan tertutup,” tutur Lutfi.

Ia menyatakan bagi masyarakat yang telah divaksin dan telah mengunduh aplikasi PeduliLindungi, bisa melakukan scan secara langsung di mall atau pusat perbelanjaan. Pengunjung pada masa uji coba ini yaitu mereka yang ingin berbelanja dan dalam kondisi sehat.

Lihat Juga: Cara Mudah Pendaftaran Vaksin COVID-19 Online

Menteri Perdagangan juga sempat mengatakan bagi masyarakat yang keberatan dengan syarat tersebut tak perlu masuk mall. Masyarakat bisa berbelanja ke pasar rakyat.

Lutfi meluruskan berbelanja ke pasar rakyat memungkinkan tanpa harus menunjukkan tes Antigen atau sertifikat vaksin karena situasinya yang berbeda dengan mall.

“Tapi khusus di Jakarta sebab ada sejumlah fasilitas yang berpendingin ruangan maka berdasarkan Keputusan Gubernur 966/2021, harus menyertakan bukti vaksin. Tentu pengunjung dan penjual di pasar rakyat harus menerapkan protokol kesehatan secara disiplin untuk mencegah penyebaran. Jadi ekonomi masyarakat dapat berjalan dan tetap bisa memenuhi kebutuhan pokok,” terangnya.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Oke Nurwan menegaskan syarat PCR-Antigen hanya berlaku bagi mereka yang tak dapat melakukan vaksin karena alasan kesehatan. Pengunjung juga harus menyertakan surat dokter yang mencantumkan bukti tak dapat divaksinasi.

“Saya tekankan kembali. Ini dikecualikan untuk mereka yang tidak bisa divaksin, jadi bisa memakai Antigen atau PCR untuk syarat masuk mall,” tegas Oke dalam konferensi pers virtual.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top