News

Pertanyaan Besar Perilaku Jessica Ketika Mirna Sedang Kejang-Kejang

Padepokan 'Pengajian' Gatot Brajamusti Berisi Organ Tunggal dan Karaoke

Saksi ahli Profesor Dr Sarlito Wirawan Sarwono, Guru Besar Psikologi UI, setelah melihat dan menganalisa rekaman CCTV menyatakan saat Mirna kejang-kejang setelah meminum es kopi vietnam Jessica tidak langsung membantu Mirna.

“Selama saya melihat dirinya malah menjauh sebentar dari tempat duduk, bahkan sampai orang datang menolong Mirna, dan Jessica menolong ketika diminta,” ujar Guru besar Psikologi UI (1/9).

Sewajarnya, ketika kita melihat teman sakit ringan, seperti batuk-batuk maupun sesak napas, seorang akan langsung merespon dan menolong temannya. Akan tetapi hal tersebut tidak terlihat pada Jessica.

Analogi yang dibeberkan Sarlito terkait kasus pembunuhan. Dirinya memberikan contoh seorang isteri yang dibunuh suaminya. Si suami menghindar dahulu kemudian mendekat. Ketika sang suami mendekat, bahkan suami turut membantu polisi mencari pelakunya. “Padahal, dia ‘suami’ pelakunya,” cetusnya.

Dalam kasus ini, Jessica terlihat menjauh beberapa meter dari posisi Mirna, akan tetapi tidak dapat menghindar terlalu jauh sampai keluar Cafe Oliver. “Tidak dapat menjauh dikarenakan keterbatasan lokasi,” katanya.

Wayan Mirna Salihin meninggal usai meminum es kopi vietnam yang dipesan oleh Jessica di Kafe Olivier, Grand Indonesia, Rabu (6/1).

Jaksa penuntut umum memberikan dakwaan tunggal terhadap Jessica yakni Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top