News

PNS Bisa Work From Anywhere, Pelayanannya Aman?

PNS Bisa Work From Anywhere

Aparatur Sipil Negara (ASN) termasuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) mengalami perkembangan pola kerja. Para ASN dan PNS bisa work from anywhere (WFA).

Sebelumnya para ASN juga telah menerapkan kerja dari rumah (work from home/WFH), kini para abdi negara bakal menerapkan pola bekerja dari mana saja (work from anywhere/WFA).

Dengan WFA, mereka bisa bekerja lebih fleksibel dan dari mana pun dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Artinya bukan saja dari rumah, tetapi juga bisa bekerja dari kafe maupun tempat lain.

Lihat Juga: WFH Sudah Biasa, Luhut Binsar Pandjaitan Ajak Work From Bali

Kepala Biro Hukum, Humas dan Kerjasama Badan Kepegawaian Negara (BKN), Satya Pratama mengatakan tak perlu khawati ASN termasuk PNS tak menjalankan pekerjaannya saat pola work from anywhere diterapkan. Karena sistem kontrol, salah satunya absensi berbasis online bakal diwajibkan kepada mereka yang WFA.

"Kendalinya, plus Location Based Presence atau absensi berbasis lokasi secara online," ujarnya seperti dikutip dari detikcom, Rabu (11/5/2022).

PNS Bisa Work From Anywhere, Bagaimana Absensinya?

Menurut kanal YouTube BKN, Location Based Presence adalah aplikasi based presence yang berbasis lokasi. Platform ini dibuat untuk mencatat kehadiran serta keberadaan ASN.

Bagi pengguna baru, mereka akan diminta untuk log in lebih dulu dengan mengisi username dan password.

Selanjutnya akan diarahkan untuk registrasi menggunakan wajah pengguna. Para pengguna, dalam hal ini ASN atau PNS bakal diminta untuk berfoto sebanyak tiga kali hingga tanda centang pada seluruh foto berwarna hijau.

Kemudian, aplikasi akan mendaftarkannya untuk digunakan sebagai verifikasi wajah pengguna ketika mencatat kehadiran. Sebagai informasi, proses pendaftaran wajah pengguna hanya dapat dilakukan sekali, yaitu ketika pengguna pertama kali menggunakan Location Based Presence.

Lihat Juga: Ancaman Serangan Siber Saat Work From Home, Begini Cara Mencegahnya

Setelah itu, pengguna bakal diarahkan ke halaman awal untuk mengisi daftar hadir. Pengguna akan diminta berswafoto dan wajah pengguna akan diverifikasi oleh sistem sesuai dengan wajah yang sudah didaftarkan.

Setelah proses ini selesai, dengan GPS pada telepon pintar yang telah dinyalakan, secara otomatis sistem bakal mendeteksi lokasi pengguna. Selain itu, status kerja pengguna juga akan terdeteksi secara otomatis.

Bila sudah, maka kejadiran PNS dapat diketahui, begitu pula dengan lokasi bekerja. Lalu dengan PNS bisa work from anywhere apakah tidak menghambat pelayanan?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © 2022 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top