News

Polemik Gorden Rumdin DPR yang Kini Berbuntut Panjang

Gorden Rumdin DPR

Pengadaan gorden rumah dinas (rumdin) anggota DPR RI berbuntut panjang pasalnya hingga ‘menyeret-nyeret’ Kesekjenan DPR.  Informasi terbaru, Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR akan memanggil kesekjenan untuk mengusut tender gorden rumdin DPR yang disebut bernilai Rp43,5 miliar.

BURT disebut akan memanggil Sekjen DPR Indra Iskandar yang direncanakan dilakukan usai reses pada 16 Mei 2022.

"Setelah reses BURT akan panggil Sekjen (DPR)," ujar Ketua BURT DPR Agung Budi Santoso kepada pewarta, Minggu (8/5/2022).

Lihat Juga: Kontroversi Pelat Nomor Khusus Anggota DPR

Bukan hanya BURT, salah satu fraksi di Parlemen juga merasa harus ada penjelasan terkait tender gorden rumdin DPR yang mencapai miliaran tersebut. Fraksi PPP DPR RI merasa harus ditelusuri lebih dulu kebenaran soal tender gorden itu.

"Kalau ternyata penawaran tertinggi yang diambil, perlu ditelusuri musababnya. Apakah karena ada kekurangan dari dua penawar terendah?" kata Sekretaris Fraksi PPP Achmad Baidowi alias Awiek kepada awak media.

Fraksi PPP menilai penjelaskan kesekjenan dibutuhkan demi menjaga nama baik DPR. Ia juga menyebut polemik tender gorden tersebut harus dijelaskan secara rinci supaya anggota Dewan tidak selalu disalahkan.

Instruksi PAN Soal Gorden Rumdin DPR

Fraksi PAN DPR juga mengambil sikap soal tender gorden miliaran rupiah itu. PAN menginstruksikan kepada anggotanya untuk tidak menggunakan gorden tersebut.

"Sebagaimana kita sampaikan, bahwa kami Fraksi PAN menolak adanya pergantian dari gorden itu. Untuk teman-teman Fraksi PAN bisa kami kondisikan, kami instruksikan, kami perintahkan agar tidak mengganti gorden di rumah dinasnya," tutur Sekjen PAN Eddy Soeparn, Sabtu (7/5/2022).

Lihat Juga: PAN Keluhkan Kursi Baru DPR, Kenapa dan Apa Bedanya dengan Kursi Lama?

PAN menyadari tender gorden rumdin DPR senilai puluhan miliar tersebut memang tak dapat dihentikan. Tetapi PAN mengimbau agar Kesekjenan DPR menghentikannya.

Sebelumnya, Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman mengatakan tender gorden puluhan miliar rupiah tersebut justru dimenangkan oleh perusahaan yang menawarkan harga tertinggi. Lelang tersebut dimenangkan PT Bertiga Mitra Solusi yang alamatnya berada di Tangerang, Banten.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © 2022 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top